Ditinggal Suami Orgasme, Jangan Diam Saja!

Fitri Yulianti, Jurnalis · Kamis 10 Maret 2011 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 09 197 433192 ZGbLQweZEY.jpg (Foto: gettyimages)

TIDAKKAH Anda benci ketika bercinta, suami lebih dulu orgasme dan meninggalkan Anda sendirian? Bahkan parahnya, Anda hanya bisa membayangkan perasaan melayang karena orgasme yang tiba-tiba jauh dari jangkauan.

Ekspresi wajah Anda akan berubah kecewa, sementara suami bergumam dengan permintaan maaf saat Anda mencoba berbaring di sampingnya dan tidak terlihat marah atau terluka. Banyak wanita mengalami kekecewaan ini, setidaknya sepertiga mengalaminya selama berhubungan intim. Dan tak sedikit wanita mengalami kekecewaan ini setiap kali bercinta dengan pasangan mereka.

Hati Anda ingin berteriak, tapi sisi hati yang lain terus bertanya "apakah harus dikatakan?". Jawabannya, bantulah diri Anda menyelesaikan apa yang mungkin tidak bisa pasangan mulai yang dampaknya bisa sangat hebat bagi kehidupan seks Anda berdua. Caranya, bicara padanya dan jangan diam saja.

Katakan padanya bagaimana Anda merasa frustasi bila rasa kecewa terus mendera tiap hubungan seks. Katakan padanya betapa Anda mencintainya dan mampu mencapai garis finish bersama-sama. Obrolan semacam ini sekaligus membantu Anda berdua menjadi lebih dekat.

Mungkin suami tidak cukup memahami bagaimana ia telah mengecewakan Anda saat mencabut Mr P-nya dari Miss V padahal Anda belum jua orgasme. Seks bisa jadi menyenangkan bahkan tanpa orgasme, tetapi bisa menjadi seperti kue tanpa pemanis. Kue dengan pemanis tentu membuat rasanya jauh lebih baik.

Bila kini Anda telah terbuka pada pasangan dan belum juga ada perubahan, maka sudah waktunya untuk menggali sedikit lebih dalam untuk apa yang sebenarnya terjadi di belakang layar. Jika dia terus-menerus mencapai garis finish sebelum Anda, mungkin ada beberapa alasan. Demikian seperti dilansir dari Plus Size Baby.

Ia bisa sangat sensitif sehingga memakai kondom atau mencoba merek berbeda yang membantunya tahan lama di ranjang. Jika Anda tidak malu pergi ke salah satu toko seks, lihat bagaimana reaksinya terhadap ide Anda soal cincin Mr P yang dirancang untuk membantu permainannya lebih lama.

Cara lain, mengambil jeda pendek di mana dia tidak penetrasi dan mengambil kesempatan untuk mencium dan berpelukan sedikit untuk menjaga gairah sampai dia cukup tenang untuk penetrasi kembali.

Mungkin dia menderita suatu kondisi medis yang mengharuskannya minum obat yang akhirnya mengubah dorongan dan stamina seksualnya. Kenyataannya, obat antidepresi, obat tekanan darah tinggi, dan sebagainya memiliki efek samping terhadap seks.

Dalam hal ini, katakan padanya bahwa Anda memahami bagaimana ia merasakan perubahan dalam dorongan seksual dan mungkin ada sesuatu yang Anda berdua dapat lakukan bersama untuk membuat seks terasa menyenangkan.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini