nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Kebakaran di Rumah, Yuk!

Lastri Marselina, Jurnalis · Jum'at 15 April 2011 17:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 04 15 196 446547 3dRG9a4CKm.jpg Kebakaran rumah (Foto: Google)

MELIHAT sejumlah pemberitaan di televisi tentang bagaimana si jago merah mampu menghanguskan ratusan rumah memang menyedihkan. Begitu banyak korban kebakaran yang menderita kerugian material dan immaterial, bahkan luka-luka hingga meninggal dunia.

 

Tahukah Anda, sebuah api dapat menjalar dan membakar benda di sekitarnya hanya dalam waktu 2 menit dan itulah mengapa sebuah rumah dapat “ditelan” dalam waktu kurang dari 5 menit.

 

Nyatanya kebakaran dapat dicegah, berikut ini beberapa tipnya seperti dilansir eHow.

1. Buang dengan benar semua puntung rokok dan korek api yang telah digunakan. Jangan pernah biarkan anak Anda mennyentuhnya. Jika Anda seorang perokok, biasakan sejak dini untuk membuangnya begitu usai merokok. Pastikan asbak selalu bersih dari abu sisa rokok.

 

2. Hindari merokok di atas ranjang. Jangan pernah izinkan siapapun, termasuk pasangan melakukannya. Hati-hati juga mengantuk saat merokok di sofa sambil nonton televisi.

 

3. Pastikan pematik api jauh dari jangkauan anak-anak.

 

4. Saat memegang lilin, jauhkan dari pakaian yang digantung.

 

5. Pastikan Anda meletakkan lilin dengan stabil dan tidak akan terjatuh. Tiup lilin setelah Anda membutuhkannya dan jangan pernah menyalakan lilin saat tidak ada yang menjaganya. Perhatikan saat lilin menyala dekat binatang peliharaan atau anak Anda untuk mencegahnya jatuh ke bahan yang mudah terbakar.

 

6. Pastikan satu stop kontak tidak dibebani dengan banyak perangkat listrik untuk menghindari korsleting dan ledakan.

 

7. Jangan nyalakan pemanas ruangan saat tidak ada orang dewasa yang dapat mengawasinya. Pilih pemanas ruangan yang mati secara otomatis saat terjatuh.

8. Beli alat pemadam api untuk di rumah. Letakkan di dapur, dekat pemanas ruangan maupun di garasi. Lakukan pengecekan alat pemadam setiap setahun sekali, dan perhatikan juga tanggal kedaluwarsanya saat membeli.

 

9. Pasang detektor asap. Pastikan detektor asap Anda letakkan di setiap lantai rumah dekat setiap kamar tidur yang tersedia. Periksa detektor asap setiap bulan dan ganti baterainya setahun sekali.

 

10. Buat semacam rencana penyelamatan darurat keluar rumah. Pastikan semua anggota keluarga tahu kemana jalan keluar darurat.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini