Penetrasi Mr P Terasa Nyeri, Coba Saja dengan Jari

Fitri Yulianti, Jurnalis · Rabu 20 April 2011 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 19 197 447894 ub7cxQbwsR.jpg (Foto: gettyimages)

SELAPUT dara terasa nyeri ketika berhubungan seks tidak sepatutnya dibiarkan. Akibatnya Anda tidak akan bisa menikmati seks, karenanya coba saja dengan penetrasi jari.

Dr Vanessa Cullins, dokter kandungan dan kebidanan bersertifikat serta Wakil Presiden Planned Parenthood Federasi of Amerika untuk urusan medis memaparkan, ada kemungkinan bahwa stretching yang dilakukan dengan fokus pada daerah sekitar selaput dara sebagai penyebab daerah tersebut robek.

Selaput dara adalah jaringan, seperti kulit tipis yang membentang di atas bagian lubang Miss V. Sebagian wanita terlahir dengan jaringan selaput dara lebih kuat daripada wanita lain.

Sering kali, wanita meregangkan selaput dara selama kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan seks. Kegiatan ini meliputi berolahraga, senam, berkuda, dan olahraga lainnya. Penetrasi—dengan atau tanpa mainan seks, seperti vibrator atau dildo—juga merusak selaput dara.

Wanita dengan lebih banyak jaringan selaput dara dapat meregang perlahan dari waktu ke waktu. Ginekolog Anda mungkin akan menyarankan untuk memakai dilator Miss V. Ini adalah serangkaian batang semakin tebal yang dapat digunakan untuk meregangkan dan membuka selaput dara.

Atau, Anda atau pasangan dapat menggunakan jari dengan cara yang sama. Mulailah rangsangan dengan jari terkecil, kemudian meningkat dengan 2-3 jari. Cara ini biasanya dilakukan selama babak foreplay atau ketika Anda mulai terangsang. Jangan mencoba penetrasi Mr P-Miss V sampai Anda telah nyaman dan selaput dara melebar menyesuaikan dengan ukuran Mr P.

Selaput dara, bagaimanapun bukanlah satu-satunya penyebab hubungan seksual yang menyakitkan (dispareunia). Ada dua penyebab yang sangat umum. Salah satunya adalah gairah seksual yang belum memadai sebelum berhubungan seksual. Hal ini menyebabkan kurangnya lubrikasi Miss V, yang membuat Miss V terlalu kering dan tidak nyaman bagi jari, Mr P, ataupun dildo merangsangnya. Sebagai solusinya, foreplay lebih lama atau juga gunakan pelumas tambahan.

Penyebab umum lainnya disebut vaginismus. Ini menyebabkan sanggama menyakitkan, yang terjadi ketika rasa takut dan kecemasan menghantui wanita sebelum berhubungan seks. Rasa ini menyebabkan otot-otot Miss V kurang renggang untuk bisa dimasukkan jari, Mr P, ataupun dildo. Demikian seperti diulas EMandLO.

Ada beberapa kemungkinan penyebab lain dari hubungan seksual yang menyakitkan, termasuk kelainan vulva dan Miss V, infeksi saluran reproduksi, endometriosis, alergi terhadap zat asing seperti lateks atau spermisida, bekas luka akibat melahirkan, episiotomi, histerektomi, atau juga perkosaan. Ketidakseimbangan hormon juga bisa menyebabkan hubungan seks menyakitkan yang menyebabkan penipisan dan pengeringan pada jaringan Miss V. Ini adalah umum di kalangan wanita setelah menopause, tetapi mungkin juga terjadi di kalangan wanita muda, meski sedikit.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini