Indonesia Fashion Week, Saat Asia Jadi Pusat Mode Dunia

Chaerunnisa, Jurnalis · Senin 02 Mei 2011 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 02 29 452319 5kpdDMJ9En.jpg Koleksi Rudy Chandra (Foto: Tuty Ocktaviany)

TAHUN 2010 lalu, Hong Kong sukses menjadi fashion capital peringkat dua dunia, mengalahkan Milan, Paris, dan London. Kendati telah dianggap sebagai kota mode nomor dua di dunia, tapi persepsi mengenai Hong Kong di tengah-tengah masyarakat umum masih merupakan kota yang memproduksi produk desain negara lain.

Berangkat dari latar belakang itu, Asosiasi Perancang Pengusaha Muda Indonesia (APPMI) akan menghelat Indonesia Fashion Week. Ajang internasional setaraf Hong Kong Fashion Week, bahkan Milan Fashion Week itu akan dihelat Mei 2011 mendatang.

"Acara fashion week ini dibuat bersama-sama negara Asia lain untuk menjadikan Asia sebagai fesyen dunia," kata Ketua Umum Pusat APPMI, Taruna K Kusmayadi saat berbincang dengan okezone di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini.

Lantas, acara-acara apa saja yang digelar dalam Indonesia Fashion Week?

"Ada fashion show, bazar, ada trading, seminar, lomba-lomba rancang busana. Mirip Hong Kong Fashion Week," jelas pria yang akrab disapa Nuna itu.

Lebih lanjut Nuna mengungkapkan, di ajang yang juga mengundang pihak luar itu akan lebih banyak menyuguhkan kegiatan fesyen daripada perhelatan lain.

"Untuk tahun pertama, fokus di Indonesia dulu. Tapi tahun-tahun mendatang akan lebih luas lagi," jelas Nuna selaku Konsultasi Fashion di kanal Lifestyle okezone.com ini.

Di Indonesia Fashion Week, sambung pria berkacamata itu akan lebih mengedepankan ciri khas Indonesia, etnik.

"Jadi akan tetap mengolah culture. Seperti batik, mulai dari siluet, pakaian, dan sebagainya. Menjadi selera internasional, tapi etnik yang mengglobal," papar Nuna.

Diungkapkan Nuna, untuk menyukseskan Indonesia Fashion Week, dirinya telah membentuk tim khusus yang tergabung dari anggota APPMI.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini