nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bersahabat dengan Mikroorganisme

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis · Sabtu 18 Juni 2011 18:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 06 18 195 469953 6jvmNIDC9V.jpg Sebagian mikroorganisme bermanfaat bagi kesehatan (Foto:Corbis)

TAK semua mikroorganisme yang Anda kenal bersifat merugikan. Sebagian besar di antaranya menguntungkan dan bermanfaat bagi kesehatan.

Sifatnya yang kasat mata membuat makhluk super mungil ini sering luput dari perhatian manusia. Mikroorganisme yang berasal dari bahasa Yunani didefinisikan sebagai makhluk mikroskopis (berukuran sangat kecil) yang tak terlihat mata telanjang.

Beberapa nama dari bakteri tersebut mungkin telah Anda kenal seperti microcrustacea, fitoplankton serta protozoa. Ketiga mikroorganisme tersebut hidup di perairan. Sementara bakteri dan virus merupakan contoh mikroorganisme yang hidup dalam usus manusia (golongan Bifidobacterium dan Lactobacillus).

Berdasarkan jenisnya, ada mikroorganisme yang bersifat merugikan (pathogen, perusak makanan, denitrifikasi), namun ada juga beberapa bakteri yang berperan penting bagi lingkungan serta kehidupan manusia seperti misalnya mikroorganisme yang berperan sebagai pengurai, nitrifikasi, fermentasi, penghasil antibiotik dan bakteri baik yang berada di usus (probiotik). Demikian dikatakan Susianni Lie, S.Si, ahli mikrobiologi dari Departemen Research and Innovation OT Group saat peresmian VitaCharm Microworld di Seaworld, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (18/6/2011).

Dilanjutkan Susianni, di dalam tubuh kita juga terdapat mikroorganisme hidup di mana sifatnya ada yang menguntungkan dan merugikan. Bakteri menguntungkan dalam tubuh kita dikenal dengan nama probiotik, yaitu mikroorganisme hidup yang bermanfaat bagi kesehatan.

Jika dijabarkan,  jenis probiotik ini sendiri bermacam-macam seperti Lactobacillus Acidophilus, Bifidobacterium, dan Lactobacillus Casei. Semua jenis probiotik ini banyak ditemukan di saluran pencernaan.

"Walaupun bentuknya kecil, bakteri ini berperan mencegah pertumbuhan bakteri jahat dan merangsang kekebalan tubuh terhadap mikroorganisme lain yang merugikan," urainya.

Mengingat kedekatannya dengan kehidupan manusia, maka sangat penting menjaga keberadaan mikroorganisme sebaik mungkin.

"Sebaiknya Anda selalu mengutamakan pola hidup sehat dan bisa menambah asupan jumlahnya dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik. Jumlah ideal mikroorganisme baik yang harus ada di dalam pencernaan manusia yakni sebanyak 85 persen dari jumlah mikroorganisme secara keseluruhan, sambungnya.

Nah, mengingat polusi dan bahaya makanan pengawet membuat keberadaan mikroorganisme baik tersebut berkurang, maka Anda perlu melakukan langkah antisipasi lebih dini.

"Agar imun di tubuh lebih maksimal, jangan lupa dibarengi dengan olahraga teratur, banyak minum, serta mengasup suplemen probiotik ataupun vitamin," pesannya.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini