Share

Sebar Agama Islam, Keraton Solo Buat Alquran Jawa

Septyantoro Aji Nugroho, Jurnalis · Selasa 09 Agustus 2011 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 09 335 489978 nKkW7pr2Ej.jpg Alquran berbahasa jawa (Foto: Septyantoro/sun TV)

SOLO- Penyebaran agama Islam di Indonesia, khususnya Jawa Tengah, juga disukseskan oleh keraton yang ada di tanah Jawa. Seperti di Solo, keraton membuat Alquran dengan terjemahan berbahasa Jawa. Kitab Suci ini dibuat keraton dengan tujuan mempermudah penyebaran agama Islam.

Alquran dengan padanan berbahasa Jawa dibuat sekira 1835-1905 oleh tiga abdi dalam Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, yaitu Bagus Ngarpah, Mas Ngabehi Wiro Pustoko, dan Ki Rono Suboyo. Alquran kemudian disempurnakan oleh Bagus Ngarpah.

Dibanding kitab suci yang biasa dilihat, Alquran Jawi ini tergolong sangat unik karena Alquran ditulis dengan huruf Jawa.

Djoko Darjoto, Komite Museum Radaya Pustaka, mengatakan ide pembuatan Alquran Jawi berawal dari keinginan Keraton Surakarta untuk menyebarkan ajaran Islam di wilayahnya. Agar ajaran Islam lebih mudah diterima, pihak keraton mengutus tiga abdi dalem untuk membuat Alquran berbahasa Jawa.

Alquran Jawi ini sempat raib dari museum dan ditemukan di Masjid Agung Jateng di Semarang. Setelah dilakukan pendekatan, pada 2008 Alquran itu kembali ke Museum Radyapustaka.

Selain itu, pada 2009 lalu Komite Museum Radyapustaka menemukan Alquran dengan terjemahan bahasa Belanda sebanyak dua jilid. Alquran tersebut kini sudah diinventarisasi dan dimasukkan dalam katalog Museum Radyapustaka.

Tidak hanya itu, di ruang pamer museum juga ditemukan Alquran dengan tulisan tangan berusia ratusan tahun dan belum pernah disentuh.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini