IFW 2012 Memperkuat Industri, Pertajam Citra

Chaerunnisa, Jurnalis · Senin 15 Agustus 2011 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 15 29 492264 N6qbZViadX.jpg IFW 2012 (Foto: Runi/okezone)

APA yang Anda tangkap saat pertama kali mendengar kata fesyen? Mungkin yang pertama terlintas di benak adalah desain baju, tata rambut, sepatu, tas, hingga aksesori. Lalu kemudian kata yang menyusul adalah gaya hidup dan pencitraan. Semua itu tidak salah. Dunia fesyen memang lekat dengan gaya hidup, juga selalu identik dengan pencitraan.

Namun, apakah Anda tahu bahwa di balik semua gemerlap itu, ada industri yang bekerja keras untuk membuat kilau fesyen tidak pudar? Industri berarti para produsen, pengrajin, pembeli, media hingga hal-hal yang tidak langsung berhubungan seperti perbankan hingga musik. Semua elemen ini berputar di sekitar lingkaran dunia fesyen, saling memengaruhi satu sama lain.

Indonesia penuh dengan kekayaan fesyen; baik berupa ide, material, siluet, motif hingga sumber daya. Semua setuju bahwa kekayaan ini dapat membuat Indonesia "berbicara" di pentas fashion dunia. Semangat pun muncul, dan berbagai pihak berlomba-lomba mengadakan event fesyen di negeri ini.

Sayangnya, acara fesyen yang digelar berjalan sendiri-sendiri, sehingga kurang "terdengar". Beberapa memperlakukan fesyen sebagai tontonan saja, beberapa mengeksposnya hanya dari sisi dagang dan beberapa fokus khusus di retail. Banyak juga yang terlalu dominan menyerap fesyen dunia barat secara mentah-mentah.

Padahal jika semua disatukan ke dalam sebuah wadah yang sama, pasti kita bisa menunjukkan kepada dunia fesyen lokal yang tak kalah dengan internasional. Konten lokal yang diolah menjadi produk yang dapat diterima dunia global, yaitu etnik modern.

Berangkat dari ide itu, Indonesia Fashion Week (IFW) diciptakan. Digagas oleh Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI), ajang ini tidak hanya akan menyuguhkan kekayaan kreatif dunia fesyen Indonesia melalui fashion show, namun juga dapat mengenal lebih dalam tentang industri fesyen dari hulu ke hilir melalui trade show, berbagai kompetisi, hingga seminar yang menghadirkan ikon fesyen dunia.

"Ada beragam kekayaan budaya kita, seharusnya bisa menjadi inspirasi bagi industri fashion global. Dengan formula yang tepat dan dukungan menyeluruh dari berbagai pihak yang terkait, hal iniĀ  pasti dapat terwujud," kata Direktur IFW Dina Midiani di Kementerian Perindustrian, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2011).

Acara yang melibatkan semua elemen pendukung dunia fashion; dari industri, asosiasi, akademis, bisnis hingga pemerintahan itu mengangkat konten lokal dengan desain global sebagai kekuatannya. IFW diikuti 400 peserta, 200 desainer dengan target pengunjung sebanyak 30.000 orang dalam empat hari.

"Di IFW ada baju pria, muslim, pengantin, baju anak-anak, baju sederhana, baju rumit, baju murah, this is all about fashion. Bukan hanya soal pencitraan atau bagaimana kretivitas itu terwuju, tujuan ajang ini agar orang memahami industri fesyen Indonesia," papar Musa Widyatmodjo selaku dewan penasihat IFW, kepada media seusai peresmian IFW.

IFW sadar elemen pendukung industri fashion, belum sekuat yang diharapkan. Karena itulah, acara ini hadir dengan roadmap; 2012- memperkuat produk &industri pendukung, 2013- menguasai pasar lokal dan 2014- roadshow internasional. Perkuat produksinya, bangun industrinya lalu baru keluarkan citranya.

"Indonesia akan kuat dengan fashion handycraft, jadi bagaimana memasukkan industri craft ke elemen fesyen. IFW adlaah industri ready-to-wear, lebih kepada kompromi bisnis. Untuk itu APPMI melakukan roadshow keliling daerah, sejak lima tahun lalu sudah keras kepada anggota untuk memikirkan industri yang lebih besar. Karenanya rancangan kita harus mendekatkan diri dengan para konsumen," tandas pemilik label M by Musa itu.

Melalui acara IFW, seharusnya ide "fesyen Indonesia menjadi inspirasi dunia" tak hanya sekadar mimpi. Dengan bergandengan tangan bersama untuk memperbaiki diri dan saling membangun.

"Acara ini diharapkan memperkenalkan dan mengembangkan industri fesyen Indonesi sekaligus membuat para pelaku industri fesyen lebih mandiri. Semoga IFW dapat memberi manfaat bagi perkembangan industri mode di Indonesia, memperkenalkan fesyen dan desain lokal ke mancanegara. Dengan ini saya ramalkan mode Indonesia pada 2012 nanti akan menjadi salah satu negara yang punya kekuatan fesyen di dunia," tutup Menteri Perindustrian RI MS Hidayat saat peresmian IFW.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini