Populerkan Sarung ke Dunia Mode

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2011 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 20 29 518182 LmsyfZ7Zjp.jpg (Foto: Runi/okezone)

SARUNG yang populer untuk ronda atau sekadar selimut tidur kini coba diwabahkan kepada masyarakat luas. Indonesia Fashion Week yang digagas APPMI mencoba mewabahkan sarung agar digandrungi publik.

Setelah batik sempat booming dan mencapai masa emasnya, akhirnya fokus para desainer beranjak ke sarung. Apalagi kain khas Indonesia tersebut sudah cukup merakyat dan menjadi bagian tradisi negeri ini. Maka tak salah jika menjadikan sarung sebagai tren mode global sebagai langkah efektif mendukung kemajuan dunia mode Tanah Air.

"Kita ingin sarung tidak hanya dikenal untuk ronda, selimut tidur, atau pelengkap ibadah," kata Dina Midiani selaku Direktur Indonesia Fashion Week pada Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Morrisey, Jakarta, Kamis (20/10).

Dilanjutkan Dina, konotasi sarung yang merakyat justru harus dimanfaatkan sebagai peluang industri mode. "Konotasi kalau sarung itu dipakai orang kampung, pembantu, dan sebagainya bisa tersingkirkan dan berganti dengan image bahwa sarung bisa jadi sebuah tren," tukasnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini