Jadikan Sarung Lokomotif Mode Global

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis · Jum'at 21 Oktober 2011 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 21 29 518378 s8qdV07Dcz.jpg Jadikan sarung tren mode (Foto: Runi/Okezone)

SELAIN batik, sarung memiliki potensi besar untuk “booming” di dunia mode. Tak salah jika kain yang merakyat ini ditargetkan menjadi lokomotif mode secara global.

Imej sarung memang selama ini hanya dikenal sebagai teman santai ketika di rumah. Kasta tersebut sepertinya sudah dikenal secara turun-temurun sejak dahulu. Tak heran jika masyarakat pun sangat akrab dengan kain tradisional yang satu ini.

Meski demikian, sarung yang menjadi salah satu bagian dari fesyen pun seharusnya bisa dieksplorasi lebih dalam sehingga bisa menjadi komoditi mode sekaligus penyumbang yang turut memajukan industri tersebut.

Dra Euis Saedah MSc dari Kementerian Perindustrian RI dalam Focus Group Discussion Indonesia Fashion Week 2012 yang digelar di Ruang Lecture, Hotel Morrisey, Jakarta, mengatakan bahwa fesyen yang  merupakan  bagian dari industri kreatif menjadi salah satu penyumbang terbesar dan pemilik ekspor tertinggi, serta pertumbuhannya paling cepat.

“Fesyen industri adalah lokomotif yang bisa menarik gerbong tekstil, kerajinan kulit dan berbagai produk lainnya untuk memajukan dunia mode secara global,” katanya, Kamis (20/10/2011).

Indonesia Fashion Week yang digawangi oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) pun menangkap pesan tersebut. Karenanya, mengangkat sarung sebagai “highlight” dalam event yang akan digelarnya pada Februari 2012 menjadi fokus yang disosialisasikan sejak sekarang.

“IFW berfungsi untuk menggugah, mengangkat, dan mensosialisasikan para ‘stakeholder’ dan pelaku fesyen sehingga nantinya Indonesia memiliki ‘branding’ fesyen yang bagus. Dengan demikian, Indonesia pun akan semakin dikenal baik di dunia luar dalam sisi fesyennya,” tutupnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini