Share

IFW 2012, Sejahterakan Masyarakat lewat Sarung

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis · Jum'at 21 Oktober 2011 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 21 29 518387 u5birItAin.jpg Jadikan sarung tren mode (Foto: Runi/Okezone)

SARUNG tak hanya dapat dimanfaatkan sebagai kain yang memercantik seseorang, tapi memiliki peluang untuk mensejahterakan masyarakat secara luas. Apa pasal?
 

Keindahan Indonesia lewat keragaman budaya memang patut disyukuri. Selain sebagai modal untuk memopulerkan Indonesia, keragaman tersebut dapat menjadi peluang ekonomi yang dapat mensejahterakan masyarakat luas.

 

Batik misalnya, ketika akhirnya diakui oleh UNESCO sebagai warisan tradisi kesenian dan kebudayaan bangsa Indonesia, pamornya pun kian mencorong. Imbasnya tak hanya menjadikan Indonesia makin dikenal dengan kekhasan kain adati tersebut, tetapi juga membuka celah pasar masyarakat khususnya para pengrajin batik yang kembali dapat menghirup nafas.

 

Iklim itulah yang kemudian ingin diciptakan pada sarung dan coba dipopulerkan kepada masyarakat. Harapannya tentu ketika sarung menjadi booming, masyarakat pun dapat merasakan imbas positifnya.

 

Melalui Indonesia Fashion Week yang digagas  oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), sarung pun dijadikan sebagai highlight dalam ajang yang digelar pada Februari 2012.

 

“Di IFW nanti, sarung menjadi ikon tematik dan bakal memiliki nilai jual yang bagus. Dengan promosi tersebut, diharapkan sarung pun dapat menyuburkan produksi dalam negeri dan mensejahterakan masyarakat,” tutur Dra Euis Saedah MSc dari Kementerian Perindustrian RI dalam Focus Group Discussion Indonesia Fashion Week 2012 di Ruang Lecture, Hotel Morrisey, Jakarta, Kamis (20/10/2011).

 

Dina Midiani selaku Direktur Indonesia Fashion Week pun sepakat dengan hal tersebut. Dituturkan Dina, bahwa perhelatan tersebut diharapkan menjadi “trade event” yang menjadi media penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

 

“Mode adalah suatu lokomotif. Kita harus dapat membawa industri ini pada mode yang terarah, sekaligus memerkuat industri ini dan akhirnya dapat mewujudkan Indonesia sebagai pusat mode dunia,” tukasnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini