Mak Comblang Ini Bantu Anda Cari Pacar

Fitri Yulianti, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2011 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 24 197 519477 kYuH8uZOy3.jpg Temukan Mr Right Anda (Foto: Corbis)

ANDA merasa sudah berumur matang, tapi belum juga mendapat jodoh. Tak ada kata terlambat, apalagi ada dua tipe mencari jodoh yang ditawarkan Matchactually.

Sejak didirikan 7 bulan lalu, Matchactually Asia telah menerima puluhan klien pencari jodoh. Jangan bayangkan mereka adalah orang-orang putus asa dan gagal dalam karier. Setidaknya, ini terlihat dari dua tipe klien yang diklasifikasikan, yakni "hig end" dan "date actually".

"High end client usianya di atas 35 tahun, kebanyakan sudah ceo, direktur, cewek-cowok, enggak jelek, tapi mereka enggak punya waktu untuk mencari. Kalaupun punya waktu, biasanya saat makan malam sama teman, benar-benar enggak sengaja mencari. Dengan ini, mereka punya ‘personal matchmaker’," kata Joanne Warsito, pendiri Matchactually Asia ketika berkunjung ke redaksi okezone, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Klien high end punya jumlah tak terbatas untuk mencari jodoh. Tak hanya lewat database yang dimiliki Matchactuaaly, juga berbagai tempat yang potensial (spotting).

Biaya profesional yang harus dibayar klien high end sekira Rp30-60 juta dengan masa keanggotaan 6 bulan. Biaya kencan sepenuhnya ditanggung klien.

"Buat klien high end, kita kayak ‘headhunter’ yang cari jodoh, ini namanya ‘love hunter’," ujarnya.

Sementara, klien date actually berusia 25-30 tahun yang biasanya baru berpikir soal pacar atau tunangan, program kencan pun lebih santai, seperti makan siang di hari kerja. Klien punya kesempatan berkencan dengan lima kandidat seperti dalam database Matchactually dan tetap dihitung bila salah satu pihak mangkir dari kencan yang sudah dijadwalkan. Biaya yang dikenakan Rp5,5 juta dengan keanggotaan 3 bulan. Bila dalam masa kontrak belum juga mendapatkan pasangan yang diidamkan, klien bisa memperpanjangnya.

"Date actually adalah klien yang mulai berpikir cari suami-istri. Buat mereka, quality date is important, tapi yang lebih penting adalah practice, how to date. Dengan ketemu 5 orang berbeda, dia akan praktik kelihaian flirting, mengenal seseorang dalam waktu singkat dan sebagainya," jelasnya.

Menurut Joanne, sejauh ini proporsi klien high end lebih banyak daripada date actually. Dan uniknya, klien luar Jakarta lebih banyak.

"Saya malah disuruh buka cabang, franchise. Kenapa klien high end lebih banyak karena basically mereka adalah orang yang istilahnya dekat deadline. Kalau date actually cenderung santai," tutupnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini