Kesejukan Taman Atap

SINDO, Jurnalis · Selasa 29 November 2011 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2011 11 29 30 535474 k3C5BkAURN.jpg Taman atap (Foto: Google)

MEMBUAT taman di atap rumah memiliki banyak manfaat. Yang paling utama adalah menghadirkan udara yang lebih sejuk karena panas sinar matahari terserap lebih dulu sebelum masuk rumah, serta mampu menyaring udara yang penuh polusi.

Terbatasnya lahan, khususnya di perkotaan, bukan berarti Anda tak bisa menghadirkan nuansa hijau nan asri di tengah-tengah hunian. Anda dapat menyiasati hal tersebut dengan membuat taman atap (roof garden). Dengan menghadirkan taman pada atap, Anda bisa sekaligus membuat udara di rumah terasa lebih sejuk dan segar.

 

Memang, pembuatan taman di atas atap tidak murah dan membutuhkan struktur serta konstruksi atap yang spesifik. Bila perlu, untuk hasil yang optimal, konstruksi atap Anda desain sejak awal sebelum rumah dibangun. Namun, investasi ini bisa kembali dalam beberapa tahun karena biaya untuk listrik pendingin udara berkurang dan nilai ekonomis bangunan akan bertambah.

 

Sebenarnya, taman yang terletak di atap rumah sudah cukup lama dikenal di negara kita. Di DKI Jakarta saja, banyak terdapat gedung yang menerapkan konsep taman atap untuk menghijaukan bangunan tersebut.

Pada negara-negara yang harga lahannya sangat tinggi, seperti Singapura, pemerintah mendorong warganya untuk memanfaatkan solusi penghijauan ini dengan memberikan hadiah uang atau penghargaan kepada warga yang menerapkan taman atap.

 

“(Taman) ini benar-benar sedang meroket,“ kata Jock Gammon dari Junglefy, perusahaan berbasis di Australia yang mengkhususkan diri pada pembangunan taman atap.

 

“Jenis utama adalah membangun taman atap untuk perpanjangan areal rumah. Mungkin menghadap ke sebuah dapur pada bagian belakang,“ lanjutnya, seperti dikutip lama G-online.

Taman atap memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan rumah di bawahnya dan daerah sekitarnya. “Taman ini dapat menyegarkan udara, menarik satwa liar dan serangga, membersihkan dan menyaring air, serta menampung air hujan,” kata Amanda Morphett dari Green Gateway, perusahaan energi yang berbasis di Dunsborough, Western Australia.

 

Di beberapa kota di Amerika Serikat, seperti Chicago dan San Francisco, taman atap juga tengah populer. “(Atap yang hijau) juga dapat menurunkan radiasi elektromagnetik dari bangunan lain dan dapat meningkatkan produksi panel surya Anda dengan mengurangi panas yang datang dari atap yang memantulkan sinar sehingga panel menyerap lebih baik,” tambah Morphett.

Manfaat lain taman atap adalah upaya untuk meningkatkan isolasi bangunan, memotong kebutuhan untuk pemanasan dan pendinginan ekstra. Menurut komunitas masyarakat Urban Ecology Australia, lapisan tanah yang lembap, mulsa, dan tanaman bertindak sebagai penyerap panas, menstabilkan suhu bangunan, apa pun cuacanya. Sementara itu, Junglefy memperkirakan, taman atap juga melindungi membran bawah pada atap sehingga atap akan tahan dua kali lebih lama dibandingkan yang konvensional.

 

Ada dua jenis taman atap. Taman atap yang luas, relatif ringan, dan dangkal sekitar 10–30 sentimeter. Tanamannya pendek dan benar-benar hanya untuk dipandang mata. Taman yang lebih intensif, jenis satunya lagi, yang lebih dalam (sampai 50 sentimeter) dengan tanaman yang lebih tinggi. Taman ini dapat digunakan sebagai ruang hidup tambahan di luar ruangan, seperti teras, patio, atau halaman belakang.

 

Taman atap dapat diisi sepenuhnya dengan tanaman atau kombinasi dari paving dan permukaan keras lain dengan garden beds atau pot tumbuhan. Skala yang besar dari taman atap dapat mencakup fitur tambahan seperti kolam air atau kolam renang. Sebagian besar taman atap dibangun di atas rumah baru atau sebagai bagian dari renovasi. Namun, taman ini dapat dipasang ke atap yang sudah jadi, bergantung pada struktur rumah dan bahan-bahan yang dipergunakan.

 

“Langkah pertama adalah mendapatkan seorang insinyur struktur untuk memastikan apakah atap rumah cocok untuk jenis taman yang Anda inginkan,” imbuh Gammon. Dengan bahan pengencer, lapisan tanah yang ringan, taman atap yang luas jarang memerlukan dukungan struktur tambahan dari bangunan rumah. Untuk alasan ini, taman lebih mudah dibangun di atas struktur yang sudah ada daripada taman atap intensif.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini