Sentuhan Bunga di Aksesori Lisa "Face Off"

Lastri Marselina, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2011 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2011 12 07 196 539408 RXKlI44QiU.jpg Lisa Face Off (Foto: dok. okezone)

DARI sekadar mengisi waktu, bisnis aksesori Lisa "Face Off" malah sukses. Sentuhan bunga menjadi kekuatan desainnya.

Menengok ke belakang, wanita bernama asli Siti Nurjazilah ini merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia pernah disiram air keras pada bagian wajah dan tubuhnya oleh suami.

Ia lebih dikenal sebagai Lisa "Face Off" karena sudah menjalani operasi bedah reskontruksi wajah sebanyak 16 kali yang sempat menghebohkan masyarakat.

Kini, melalui arahan Nalini Muhdi selaku Psikiater Konsultan “Women’s Mental Health” RSU Dr Soetomo, Lisa memanfaatkan waktu luangnya untuk membuat kerajinan tangan berupa aksesori, seperti bros, gelang, dan peniti jilbab berbahan kristal.

“Awalnya iseng karena saya juga masih menjalani perawatan. Karena enggak ada kerjaan, dari hobi saya mulai memasarkan aksesori. Tak disangka, pesanan justru mulai berdatangan,” tuturnya kepada okezone ketika ditemui di "Katumbiri Expo 2011", Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/2011).

Ia mengakui, desain adalah buah idenya sendiri. Ia juga lebih senang mengerjakan aksesori tersebut secara langsung, tanpa menggambar desainnya terlebih dulu.

“Kalau digambar dulu, malah enggak jadi. Karena suka bunga, maka desainnya didominasi bentuk bunga. Lagipula, hampir semua orang menyukai bunga, kan? Namun, tetap saya beri sentuhan personal sesuai selera pemesan,” tambahnya.

Dalam sehari, Lisa hanya mampu menyelesaikan satu produk yang kemudian ia tawarkan, mulai harga Rp25 ribu hingga Rp200 ribu. “Iya, belum bisa bikin banyak karena melakukan semuanya sendiri,” tutupnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini