nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Raja Ampat Dinobatkan Tujuan Wisata Terfavorit ITA 2011

Pasha Ernowo, Jurnalis · Jum'at 09 Desember 2011 10:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 12 09 407 540083 OFqidlRSJy.jpg Raja Ampat (Foto: deepscape)

RAJA Ampat terpilih sebagai Kota Tujuan Wisata Favorit dalam ajang penghargaan Indonesia Tourism Award (ITA) 2011. Beberapa penghargaan juga diberikan kepada penunjang pariwisata lainnya.

Selain Raja Ampat, Denpasar dan Bandung juga mendapatkan penghargaan yang sama. Sementara, kota dengan pelayanan terbaik diraih Kota Malang. Di peringkat kedua adalah Denpasar.

Tiga obyek wisata terfavorit yang terpilih, antara lain Pantai Waisai yang berada di Raja Ampat, Tanah Lot di Tabanan, Bali, dan Jatim Park di Malang.

Bali kembali terpilih dalam kategori Provinsi Terbaik dalam Pengembangan Pariwisata. Selain Bali, penghargaan yang sama diraih DKI Jakarta dan Yogyakarta. Sementara, penghargaan khusus pariwisata diberikan kepada Kota Sawahlunto dan Provinsi Bangka Belitung.

Malam penghargaan juga memunculkan nama-nama pemenang untuk kategori Industri Penunjang Pariwisata Terbaik, yakni Santika Premiere Jakarta sebagai Hotel Bintang 4 Terbaik, Hotel Mulia Senayan Jakarta sebagai Hotel Bintang 5 Terbaik, dan The Aroma's Kuta sebagai Hotel Bintang 3 Terbaik.

Restoran Bandar Jakarta memenangkan penghargaan Restoran Terbaik. Mal Terfavorit di Jakarta diraih Plaza Senayan. Sementara, Paris Van Java untuk mal di luar Jakarta.

Sektor maskapai untuk Penerbangan Layanan Penuh Terfavorit diraih Garuda Indonesia. Sedangkan, Sriwijaya Air mendapatkan Penerbangan Layanan Ekonomi Terfavorit.

Panorama Tour meraih Biro Perjalanan Wisata Terfavorit, Armada Taksi Terfavorit adalah Putra, Spa Terfavorit diraih Javana Spa dan Royale Jakarta sebagai Lapangan Golf Terfavorit.

Kategori yang disurvei dalam ajang ITA 2011 meliputi kabupaten/kota terbaik dalam layanan wisata, kota tujuan wisata favorit, dan obyek wisata favorit. Adapula penghargaan yang dipilih berdasarkan kompetisi program, yaitu pemerintah provinsi yang paling berkomitmen terhadap pengembangan pariwisata.

Terdapat juga penghargaan untuk industri penunjang pariwisata terbaik yang dibagi dalam subsektor, antara lain hotel berbintang, maskapai penerbangan, biro perjalanan wisata, taksi, restoran, golf, spa, dan mal. Khusus untuk hotel, golf, spa, biro perjalanan wisata, dan restoran berdasarkan penjurian.

ITA 2011 dihelat Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan majalah Swa. Salah satu tujuannya memberi apresiasi bagi pariwisata penunjang.

Majalah SWA bertindak sebagai penyelenggara survei di 25 kota. Kota-kota yang terpilih merupakan daftar kota denganĀ  pendapatan domestik regional bruto (PDRB) di bidang pariwisata terbesar.

Survei dilakukan terhadap 1.500 wisatawan yang terdiri atas 1.350 wisatawan Nusantara dan 150 wisatawan mancanegara. Juga melibatkan 100 responden dari kalangan profesional dan eksekutif. Aspek yang dinilai antara lain kebersihan, informasi wisata, kewajaran biaya, promosi, keragaman obyek, keamanan, keunikan obyek, dan keramahan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, industri pariwisata maupun pemerintah daerah memegang peranan penting dalam pelayanan kepada wisatawan.

"Wisman semakin banyak datang ke Indonesia. Wisatawan harus end to end. Dari mereka datang, jalan-jalan, sampai pulang lagi, dia harus sangat happy. Karena itu, industri penunjang pariwisata penting sekali," ungkapnya dalam jumpa pers ITA 2011 di Jakarta, Kamis (8/12/2011) malam.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini