nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspadai Juga Pos Pemeriksaan Bandara

SINDO, Jurnalis · Jum'at 06 Januari 2012 13:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 01 06 482 552740 WYvNAxvNSK.jpg Suasana di bandara (Foto: Corbis)

TAK hanya di kabin pesawat, penelitian juga menyebutkan bahwa pos pemeriksaan keamanan di bandara juga menjadi tempat penyebaran kuman. Pos keamanan bandara adalah area yang strategis bagi penularan penyakit. Di tempat inilah, biasanya orang-orang berdesakan.
 

Antrean para calon penumpang menunggu pemeriksaan biasa terjadi di pos pemeriksaan bandara. Tak semua pengantre tersebut dalam kondisi sehat. Pasti ada di antara mereka yang sedang batuk, pilek, bahkan menderita penyakit yang tidak diketahui. Tumpukan barang dan sampah, seperti minuman dan makanan juga rawan menjadi perantara kuman menyebar.

Untuk membuktikan hal tersebut, National Academy of Sciences melakukan penelitian. “Selama enam bulan hingga dua tahun, kami mengumpulkan sampel dengan memeriksa barang-barang di beberapa tempat yang berpeluang menyebarkan infeksi,” kata Dr Mark Gendreau, salah satu anggota tim peneliti.

 

Pihak bandara sengaja meminta peneliti untuk membantu mencari tempat yang rawan kuman.

 

“Dengan begitu, pihak bandara bisa melakukan pencegahan,” kata Dr Mark Gendreau dari Boston’s Lahey Clinic Medical Center. Dia menambahkan bahwa tempat check-in dan area bagasi merupakan tempat paling rawan.

 

Di check-in-kios misalnya, setiap hari tempat ini selalu diakses oleh banyak orang. Tak heran bila tempat ini menjadi penularan penyakit yang efektif. Usahakan untuk mencuci tangan usai mengakses tempat ini. Lebih baik lagi bila mencuci tangan dilakukan dengan menggunakan sabun.

 

Banyak faktor yang bisa meningkatkan peluang terbawanya pulang virus batuk dan pilek. Salah satunya karena mudahnya kuman dan virus menyebar di kabin pesawat yang ukurannya hanya 30.000 kaki. Di ruang yang sempit ini, kuman, bakteri, dan virus sangat mudah menular. Udara dalam pesawat sangat kering sehingga mempermudah virus berkembang cepat. Ketika membran mukosa kering, efektivitas tubuh memblokir infeksi pun menurun. Ditambah lagi kondisi tubuh yang lelah sehingga flu semakin gampang menyerang.

 

Selain itu, bakteri mampu bertahan hidup selama berjam-jam di tempat-tempat tertentu. Baki lipat di kursi pesawat adalah tempat yang paling mudah terkontaminasi bakteri. Begitu juga dengan kantong penyimpanan yang juga terletak di belakang kursi. Apalagi tempat ini biasa digunakan sebagai tempat menaruh tisu, bungkus makanan, dan lain-lain. Bakteri juga bisa bersembunyi di bantal dan selimut yang ada di dalam pesawat.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini