Kawin Kontrak Muluskan Keuntungan Materi?

K. Wahyu Utami, Jurnalis · Rabu 04 April 2012 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 04 196 605931 jkOrEajCJC.jpg Diajak nikah pasangan (Foto: Corbis)

KEPENTINGAN di balik kawin kontrak merupakan rahasia sang pelakunya. Namun secara umum, pengincaran keuntungan materi menjadi motif yang ada di balik pernikahan tersebut.
 

Kawin kontrak alias pernikahan yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu tak dipungkiri hanyalah mengejar materi semata di luar kepentingan untuk menghalalkan kebutuhan biologis. Pelaku kawin kontrak sendiri biasanya para pria berkebangsaan asing yang membutuhkan teman hidup ketika menjalani kepentingan di Indonesia. Dan kawin kontrak menjadi salah satu cara yang ditempuh ketimbang mereka melakukan tindakan zina.

 

Dalam menjalani kawin kontrak, biasanya kesepakatan waktu disetujui oleh kedua belah pihak. Ada yang dalam hitungan tahun atau bulan. Sementara mengenai motif, kawin kontrak yang banyak ditempuh masyarakat biasa hingga selebriti ini sifatnya beragam.

 

Mencoba menelisik fenomena ini, Psikolog dan Dosen Muda Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, Bandung, Fredrick Dermawan Purba MPsi memiliki pandangan tersendiri.

 

“Kawin kontrak itu tergantung dari keperluan orangnya, kalau untuk WNA ujung-ujungnya untuk kepentingan pribadi. Bisa saja itu dilayani secara harfiah ataupun kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya saat berbincang dengan okezone melalui sambungan telepon, Selasa (3/4/2012).

 

Biasanya, kawin kontrak memang selalu dilandasi atas kebutuhan ekonomi dari sisi wanita, sementara dari pihak pria sifatnya lebih didesak kebutuhan untuk dilayani.

 

“Dalam kawin kontrak, biasanya hak yang diperoleh wanita sesuai dengan perjanjian mereka ketika akan kawin. Mungkin lebih ke secara materi ya, kalau kawin kontrak itu,” tutupnya. (ind)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini