Conference Asia Tourism Forum Jadi Ajang Evaluasi Pariwisata di Indonesia

Iman Herdiana, Jurnalis · Selasa 08 Mei 2012 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 08 407 625804 ZZl5qc6KgD.jpg Bandung (Foto:tempatwisata)

BANDUNG- Sekolah Tinggi Pariwisata (STP), Bandung akan menggelat Conference Asia Tourism Forum (ATF). Diharapkan acara tersebut akan menjadi ajang evaluasi pagi penyelenggaraan pariwisata di Indonesia.

Forum Internasional dua tahunan yang mempertemukan pihak industry pariwisata seperti praktisi, akademisi, peneliti, dan pemerintah tersebut bertujuan saling bertukar informasi penelitian untuk perkembangan industri pariwisata di Asia.

Wakil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan, Indonesia jangan malu untuk melakukan evaluasi penyelenggaraan pariwisata.

"Lewat forum ini coba renungi kembali, apakah langkah dan konsep pariwisata kita sudah benar atau tida," kata Wiendu, usai membuka ATF 2012 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (8/5/2012).

Hal yang direnungi tersebut misalnya, apakah langkah atau kebijakan pariwisata di Indonesia sudah benar atau keliru. Misalnya dari sisi tenaga kerja, apakah betul sudah ada peningkatan pendapatan atau membuka lapangan kerja. "Itu saya kira yang paling penting," katanya.

Jika selama ini ternyata ada kesalahan kebijakan atau strategi pariwisata, menurutnya, harus dievaluasi.

"Kita tidak usah malu untuk mengevaluasi. Karena jangan-jangan yang kita lakukan selama ini terllu banyak mendatangkan manfaat bagi para pelaku industri berskala besar, tapi bagi usaha kecil itu mungkin belum begitu signifikan," ungkapnya.

Sebab, sambungnya, satu wisatawan asing secara langsung memerlukan 4 sampai 5 tenaga kerja. Dan secara tidak langsung memerlukan 8 hingga 12 tenaga kerja.

Lanjut Wiendu, hal itulah yang harus dilihat apakah masyarakat kecil mendapat manfaat atau justru hanya pengusaha besar saja yang untung.

Dia mengaku, evaluasi tersebut sejauh ini belum dilakukan. "Barangkali ini (ATF) momentum bagus untuk lihat diri kita sendiri. Aktor-aktor internasional yang hadir itu kita manfaatkan," ujarnya.

ATF dilaksanakan pada tanggal 8-10 Mei 2012 di Gedung Merdeka dan STP Bandung Indonesia. STP Bandung sebagai tuan rumah yang ke 10 untuk pelaksanaan event internasional ini.

Konferensi ini bertujuan memfasilitasi pertukaran informasi dan membangun jaringan antara peneliti, praktisi industri pariwisata berskala internasional. Selanjutnya, konferensi juga merumuskan konsep untuk menjadi kebijakan, ajang kolaborasi dan membangun jaringan demi perkembangan pariwisata di Asia. (uky)

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini