nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hal-hal yang Harus Diwaspadai dari Tumbuh Kembang Bayi

Gustia Martha Putri, Jurnalis · Minggu 27 Mei 2012 14:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2012 05 27 483 636387 V0wlsj3Uy3.jpg Perhatikan tumbuh kembang bayi (Foto: Corbis)

TAK jarang banyak orangtua yang cemas akan pertumbuhan sang buah hati. Berikut hal-hal yang patut Anda waspadai berkenaan dengan perkembangan anak.

Pada prinsipnya, perjalanan tumbuh kembang anak berbeda-beda. Kalau pun ada standar yang dibakukan sebagai tahapan perkembangan bayi, hanyalah merupakan bahasa statistik yang dialami bayi secara umum.

Kendati demikian bila masing-masing tahapan perkembangan ada yang tidak tercapai dalam standar yang dibakukan, Anda perlu berwaspada.

"Anak dengan keabnormalan perkembangan perlu dikenali lebih dini. Mungkin di balik itu ada sesuatu yang perlu dikoreksi. Siapa tahu memang ada penyakit yang perlu dilacak lebih lanjut. Sebagian juga ada yang terjadi lantaran kekeliruan orangtua," ujar Handrawan nadesul dalam bukunya "Membesarkan Bayi Menjadi Anak Pintar".

Berikut paparan Handrawan, hal-hal yang perlu diwaspadai pada keabnormalan tumbuh kembang si buah hati.

- Untuk bayi berumur 8 - 12 bulan, konsultasikan ke dokter apabila:

1) Belum merangkak

2) Tak bisa tengkurap

3) Tidak dapat mencari barang yang disembunyikan di depannya

4) Belum bisa mengucapkan satu-dua patah kata

5) Tidak mampu menirukan gerakan-gerakan tubuh, belum bisa melambaikan tangan, atau menggelengkan kepala

6) Belum bisa menunjuk barang atau gambar.

- Untuk bayi 2 tahun waspadai apabila:

1) Belum bisa berjalan

2) Beberapa bulan sesudah bisa berjalan, berjalannya abnormal

3) Belum bisa berbicara sedikitnya 15 kata pada umur 18 bulan

4) Belum bisa merangkai kalimat dengan dua kata pada umur 2 tahun

5) Tidak tahu fungsi alat-alat di rumah seperti telepon, sendok-garpu, sikat gigi

6) Belum mampu menirukan gerakan tubuhatau kat-kata

7) Belum bisa mengikuti tugas yang sederhana

8) Belum bisa menggerakan mainan beroda.

- Bayi berumur 3 tahun, perkembangannya dinilai abnormal, apabila:

1) Masih sering terjatuh waktu berjalan, dan belum bisa menaiki tangga rumah,

2) Ucapannya tidak jelas,

3) Belum bisa membentuk menara dari balok mainan,

4) Belum mampu berkomunikasi dengan frasa pendek,

5) Belum bisa bermain jadi ibu-ibuan atau ayah-ayahan,

6) Gagal memahami perintah yang sederhana.

7) Tidak interes pada anak lain,

8) Susah berpisah dari ibu.

- Bagaimana dengan bayi berumur 4 tahun? Amati dan waspadai apabila:

1) Belum bisa melempar bola,

2) Belum bisa melompat,

3) Belum bisa naik sepeda roda tiga,

4) masih menagis (mengadat) bila ditinggal pergi orangtuanya,

5) Tidak interes bila bermain yang bersifat interaktif,

6) acuh tak acuh terhadap anak lain.

- Bayi 5 tahun sudah lebih matang perkembangannya. Dinilai abnormal apabila:

1) Sangat penakut,

2) Berperilaku agresif,

3) Tidak bisa berpisah dari orangtua tanpa memprotes,

4) Tidak mampu berkonsentrasi lebih dari lima menit,

5) Interesnya rendah saat bermain dengan anak lain,

6) Menolak berespons terhadap orang-orang dekat, dan responnya datar saja.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini