Buku Tenun Ani Yudhoyono

SINDO, Jurnalis · Senin 09 Juli 2012 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 09 29 660573 KR0fCeVoyY.jpg Ani Yudhoyono (Foto: kabarinews.pointsoftouch.com)

MERAYAKAN hari jadinya yang ke-60, Ibu Negara Hj Ani BambangYudhoyono meluncurkan buku tenun berjudul Tenunku: Warna-Warna Benang Kearifan Nusantara. Acara peluncuran buku literatur tenun Nusantara tersebut dihelat di Hall Senayan City, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2012.

Buku setebal 711 halaman itu digarap dalam dua tahun dan berisi cerita kronologis tenun Nusantara serta kehidupan para perajin, lengkap dengan foto-fotonya. Menurut Ibu Ani, peluncuran buku ini merupakan manifestasi kecintaannya kepada seni dan budaya Indonesia.

“Indonesia adalah rajutan warna-warna dari puluhan ribu pulau, dengan sumber daya alam yang luar biasa yang sering disebut dengan megabiodiversity, ratusan etnis, bahasa, serta seni budaya yang tiada tara.

Sungguh penuh dengan warna-warna keindahan yang terangkai dan terjalin secara harmonis, ”kata Ibu Ani. Seni tenun sendiri telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia selama lebih dari 3.000 tahun, dengan ciri khas yang berbeda di setiap daerah dan juga berubah seiring perkembangan masyarakatnya.

Seni tenun bahkan menjadi wadah pelestarian nilai dan budaya sebuah masyarakat. Ibu Ani berharap buku karyanya ini dapat menambah khazanah tenun Indonesia.“Sebuah buku yang, insya Allah, dapat menambah wawasan dan cakrawala pengetahuan serta menumbuhkan kecintaan kita kepada wastra tenun Indonesia,” ujar Ibu Ani.

Dia juga berharap buku tersebut bisa memperkuat perjuangan Indonesia guna menjadikan tenun sebagai salah satu warisan budaya di Unesco.“Karena tenun sebagai warisan budaya, juga memiliki nilai ekonomis yang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan para perajin,” sambung Ibu Ani. Usai sambutannya, Ibu Ani menyerahkan buku Tenunku: Warna-Warna Benang Kearifan Nusantara kepada 5 orang yang mewakili masyarakat tenun Indonesia, yakni Sanuar dari Sumatera Barat, Sastro Sentono dari Yogyakarta, Maria Ana dari Ende, Linda Hamidi dari Lombok,dan Wendi Brata sebagai perwakilan dari penerbit Kompas Gramedia Group.

Selain merilis buku tenun, Ibu Ani juga mengadakan pameran bertajuk “Pasar Tenun” yang diselenggarakan di lantai dasar Senayan City. Pameran tersebut akan terus berlangsung hingga Kamis, 12 Juli 2012. Dalam pameran tersebut, terdapat rangkaian foto karya Ibu Negara yang menceritakan proses pembuatan tenun.

Ada pula busana hasil rancangan desainer Sebastian Gunawan, Ari Seputra, Didi Budiardjo, dan Priyo Oktaviano, yang menggunakan material tenun. Tidak ketinggalan sesi bedah buku,di mana buku tenun tersebut dibahas bersama oleh Ketua Citra Tenun Indonesia Okke Hattarajasa, peneliti Tenun Suwita Kartiwa, dan Wignyo Rahadi dari Tenun Gaya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini