Kini, Tato Telah Jadi Gaya Hidup

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2012 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 14 467 677734 xZfIt5YlIp.jpg Wanita bertato (Foto: Corbis)

SEIRING berjalannya waktu, tato kini menjadi gaya hidup banyak orang. Tato yang dulunya dianggap sebagai hal yang tabu, kini fungsinya sudah hampir sejalan dengan perkembangan dunia fesyen.

 

Banyak orang yang menganggap bahwa memiliki tato bisa menegaskan identitas mereka. Padahal faktanya, tato menjadi bagian dari ungkapan ekspresi pemakainya.

 

”Tato itu lebih personal, lebih touchy, bukan tanda untuk mengukuhkan orang lebih macho,” tutur pengamat mode dan gaya hidup Sonny Muchlison saat dihubungi Okezone melalui sambungan telefon, Selasa (14/8/2012).

 

Sonny mengatakan, kalau tato terbagi menjadi dua jenis. Semuanya tergantung pada bagian tubuh mana orang tersebut melukiskannya.

 

“Tato itu ada dua jenis, pertama itu expose, biasanya memang sengaja dipamerkan ke orang-orang. Sedangkan yang kedua itu hidden, yang cuma dipertontonkan secara pribadi saja, karena memang letaknya di tempat yang private,” terangnya.

 

Menurut Sony, tato saat ini merupakan cara mengenang seseorang terhadap kerabat atau orang yang dekat dengan mereka. Hal ini menjadi satu simbol perasaan mereka pada orang yang diukir di tubuhnya.

 

“Yang lagi in itu kan misalnya mereka membuat tato dari orang-orang yang sudah meninggal, untuk mengenang saudara, ibu atau bapak mereka yang selalu bersama mereka. Jadi, lebih memorabilia,” imbuhnya.

 

Sementara dari segi warna juga banyak mengalami perkembangan. Tak hanya itu, tato sekarang ini tidak hanya sekadar gambar saja, namun bisa memberikan kesan tersendiri dari pemiliknya.

 

“Kalau warna untuk zaman sekarang lebih berkembang, benar-benar life, mereka pikirkan dari sisi dimensinya juga,” tutupnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini