nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bakso Pak Kumis, Istimewa dengan Kuah Karinya

Bonita Ningsih, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2012 07:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 08 16 302 678981 yafGgqxwxI.jpg Bakso Pak Kumis (Foto: dok. Okezone)

DI berbagai sudut Kota Jakarta memang tersedia banyak pilihan tempat untuk berwisata kuliner. Bila Anda sedang berada di kawasan Jakarta Selatan, tidak ada salahnya mampir ke Lapangan Blok S, Kebayoran Baru.

Tepatnya di sepanjang pinggiran Lapangan Blok S, terdapat banyak pedagang makanan yang siap memuaskan selera Anda. Namun, ada yang spesial di sana, bakso Pak Kumis Lapangan Blok S.

Bakso Pak Kumis sudah berdiri sejak 1970. Namun dahulu, bakso ini dijual keliling di daerah Prapanca, Jakarta Selatan.

“Dulu, Bakso Pak Kumis dijualnya masih keliling pakai gerobak dan sekarang menetap di Lapangan Blok S,” ujar Ali Sabar, karyawan Bakso Pak Kumis, saat ditemui Okezone, belum lama ini.

Nama Pak Kumis sendiri diambil dari nama pemilik warung bakso tersebut. “Nama aslinya Bapak H.M  Zein,” ujarnya. Namun, Pak Kumis sudah meninggal sejak 2003 silam. “Sejak Pak Kumis meninggal, yang menggantikan untuk mengelola warung ini anak pertamanya yang namanya Idam Kholid,” sahut Rido, salah satu pelanggan warung Bakso Pak Kumis.

Rido sendiri mengaku banyak tahu tentang Bakso Pak Kumis karena sudah menjadi pelanggan sejak warung makan ini buka di Lapangan Blok S. “Sejak Bakso Pak Kumis pindah ke Lapangan Blok S, saya jadi sering makan di sini. Hampir setiap hari saya makan di sini,” aku warga Bangka, Jakarta Selatan, ini.

Bakso Pak Kumis pindah ke Lapangan Blok S sejak 1987 dan menjadi perintis dari pedagang-pedagang makanan lain berjualan di kawasan ini. “Awalnya cuma bakso Pak Kumis yang jualan di sini, tapi lama kelamaan banyak pedagang lain yang ikut jualan di sini,” tambahnya.

Berbeda dengan bakso kebanyakan, Bakso Pak Kumis tidak mencampurkan mi atau bihun ke dalam racikannya. Selain itu, sebelum berhasil mendapatkan bakso sebesar bola tenis, Anda harus rela antre. Pasalnya, Anda harus meracik pelengkap bakso sesuai selera; mulai mengambil mangkuk sendiri hingga menaruh garam, seledri, kecap, dan sambal ke dalam mangkok.

Setelah selesai meracik semua bumbu-bumbunya, Anda dapat meminta bakso kepada pelayan yang sudah siap menunggu kedatangan mangkuk bakso Anda. Jumlahnya pun tergantung permintaan.

Bakso Pak Kumis hanya menyediakan dua variasi bakso, yakni bakso daging cincang dan bakso urat dengan harga Rp7 ribu per porsi.

Jangan khawatir, Anda dapat menikmati bakso tersebut sebelum membayarnya. Gigitan pertama akan terasa lembut di setiap tekstur baksonya. Sambalnya pun tidak begitu pedas, jadi Anda jangan khawatir jika tidak suka dengan pedas. Kuah baksonya pun tidak kalah lezat, dengan rasa karinya yang kental membuat Anda tidak sadar jika kuah tersebut sudah bersih di mangkuknya.

“Bakso ini enak banget, enggak ada duanya. Yang paling enak itu dari kuahnya yang berasa banget karinya. Pokoknya istimewa,” ujar Rido.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini