Dicintai Pasangan, Seringlah Bilang I Love You

Gita Ramadian, Jurnalis · Jum'at 07 September 2012 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 07 196 686674 9dknqXwYKC.jpg Pasangan harmonis (Foto: Corbis)

SEIRING dengan berjalannya waktu, keharmonisan dalam rumah tangga dapat  menjadi pudar. Untuk menyiasatinya, jangan lupa untuk mengucapkan ungkapan cinta pada pasangan.
 

Bila Anda memiliki anak, tentunya sering mengucapkan kalimat, I love you saat anak meninggalkan rumah. Demikian seperti yang diajarkan pula oleh orangtua saat Anda masih kecil.

 

“Mungkin terkesan simpel, tapi pasangan tidak mengucapkan tiga kata ini seperti yang pasangannya inginkan. Membalas kalimat terima kasih dengan ‘I love you’ merupakan sinyal yang mengingatkan pasangan bagaimana perasaan Anda sebenarnya,” jelas Dr Gian Gonzaga, kepala penelitian yang meriset cara untuk mencintai dan menghargai pasangan.

 

Berikut ini merupakan cara lain yang dapat Anda gunakan untuk kembali mempererat hubungan dengan pasangan, sebagaimana dilansir Femalefirst.

 

Mendengar dan mengerti

 

Saat dulu di sekolah, ada kalanya guru menyuruh Anda untuk diam dan mendengarkan, kemudian menyuruh Anda untuk kembali bicara. Hal ini tak berbeda dengan hubungan pernikahan. Ada saatnya Anda harus mendengar pasangan dan bicara lain kali.

 

Dr Gian mengatakan, “Beberapa orang menganggap dirinya komunikator yang baik hanya karena mereka dapat bicara tanpa henti. Namun, kemampuan untuk bicara hanyalah satu bagian dan bukan yang terpenting. Komunikasi butuh bicara dan mendengar, sebagian besar orang menganggap bicara lebih mudah daripada mendengar.”

 

“Bahkan, mendengar hanya merupakan salah satu bagian dari komunikasi. Anda harus menunjukkan pada pasangan untuk mengerti apa yang mereka ungkapkan dan bagaimana hal itu berpengaruh pada kehidupan Anda bersama,” tutur Dr Gian. Oleh karena itu, dengarkan pasangan dengan baik. Semakin Anda akan mengerti pasangan dan semakin baik pula hubungan Anda dengannya.

 

Saling memaafkan

 

Dalam hubungan, ada kalanya kesalahan memicu adanya pertengkaran. “Memaafkan bukan berarti Anda menyukai apa yang dia lakukan. Namun, mengerti bahwa dia bukanlah orang yang sempurna dan tugas Anda ialah mencintainya apa adanya,” jelas Dr Gian.

 

“Saat berlatih untuk memaafkan, Anda akan semakin sedikit merasa marah. Anda juga dapat menghargai nilai-nilai baik dari pasangan dan menerima mereka apa adanya,” sambur Dr Gian. Pada akhirnya, hal ini akan membantu Anda menjalani hubungan yang harmonis.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini