Sop Ayam Pecok, Bumbu Khas Klaten Bikin Spicy

Dewi Yanti, Jurnalis · Selasa 11 Desember 2012 05:26 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 10 488 730049 9LkA5yBQu7.jpg Sop Ayam Pecok (Foto: Dewi/Okezone)

INGIN menikmati sajian sop tanpa sayuran? Mungkin Anda bisa mencoba Sop Ayam Pecok.

Sop Ayam ini agak berbeda dari kebanyakan menu sop yang dihidangkan. Isinya terdiri dari potongan ayam yang diberi bawang goreng, daun seledri, dan disiram kaldu ayam. Sop Ayam Pecok dihidangkan bersama nasi.

Potongan ayamnya dapat kita pilih sendiri; paha, paha atas, dada, kepala, atau bagian lainnya. Pemilik rumah makan akan langsung mem-pecok (memotong) ayam untuk Anda.

"Kalau orang Jawa suka kepala, brutu (pantat), dan uritan (bakal telur yang masih utuh). Kalau orang Jakarta suka paha, tepong (paha atas), dan tulang punggung," kata Kang Pipin, pemilik rumah makan Sop Ayam Pecok Klaten. Sementara, tambahnya, daging dada, paha atas tanpa kulit lebih disukai warga Tiong Hoa.

Walaupun hanya ayam tanpa pelengkap lain, rasanya sangat spicy, segar, dan tidak kalah dengan sop ayam kebanyakan. Ini karena cara pengolahannya pun sangat spesial.

Ayam direbus hingga tiga jam dengan tiga tahap memasak. Tahap pertama, ayam yang sudah dibersihkan direbus untuk menghilangkan lemaknya. Kedua, ayam kembali direbus bersama bumbu khas Klaten, khusus penggunaan pala untuk membuat kaldu ayam yang gurih. Dan terakhir, air rebusan kaldu yang dimasak menggunakan kompor tadi dipindahkan ke atas arang untuk dimasak lagi.

"Terakhir masaknya di atas arang agar aroma dan rasanya lebih segar dan enak," lanjut Kang Pipin.

Bila penasaran bagaimana kelezatannya, tidak perlu jauh-jauh ke Klaten, Jawa Tengah, karena Sop Ayam Pecok Klaten Bu Tini juga ada di Jakarta Barat, tepatnya Jalan Kebayoran Lama No. 8B, Pal 7 Jakarta Barat. Harga yang ditawarkan berkisar Rp14 ribu untuk potongan ayam paha atas maupun bawah dan Rp12 ribu untuk pilihan potongan ayam lainnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini