Sepi Fantasi Seks, Hubungan Jadi Tak Berwarna

K. Wahyu Utami, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2013 23:48 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 02 197 740378 cNY3Z8EQge.jpg Ketakutan seksual pria (Foto: Google)

KEHIDUPAN seksual perlu ditata sedemikian rupa. Selain mewarnainya dengan berbagai posisi seksual teranyar, saling berbagi fantasi seksual dengan pasangan menjadi jalan lain untuk memeriahkan aktivitas di ranjang.

 

Untuk menciptakan kenikmatan seksual, hal tersebut tidaklah datang begitu saja. Ada banyak cara yang perlu dilakukan agar sesi bercinta lebih hidup. Selain itu, variasi di ranjang bisa menenggelamkan ketakutan pria yang membuat kinerja seksualnya terganggu.

 

Berikut ini beberapa ketakutan pria yang seyogyanya dapat disingkirkan jika kerja sama satu sama lain terjalin dengan baik di tempat tidur. Times of India memberikan ulasannya.

 

Kehamilan

Bagi seorang suami, setiap sesi bercinta harus bertujuan untuk menjadikan pasangan mereka hamil. Persepsi itu pun akhirnya menciptakan ketakutan tersendiri di otak mereka. Ketakutan yang hadir terus-menerus tanpa disadari membuat kinerja seksual mereka tak prima.

Sepi fantasi seksual

Untuk memberikan variasi lain pada hubungan seksual, fantasi seks menjadi jawaban yang bisa diaplikasikan. Pria sering memenuhi fantasinya dengan melihat adegan porno dalam foto atau video. Hal tersebut merupakan upaya untuk mendapatkan variasi baru dan membuatnya  lebih liar di ranjang. Sayangnya, harapan pria sering tak mendapatkan respon positif dari pasangannya. Hal itulah yang kemudian membuat performa ranjang melempem.

 

Masturbasi di masa lalu

Beberapa studi menyatakan masturbasi yang dilakukan selama masa kanak-kanak atau tahun-tahun remaja tidak berdampak pada kehidupan seks seseorang di masa mendatang. Kekhawatiran yang kerap  muncul membuat mereka seringkali menyalahkan kebiasaan masturbasi mereka di masa lalu yang membuat kinerja seksual melemah. (ind)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini