Share

Arus 65 Meter di Pulau Alor Hampir Renggut Nyawa Riyanni Djangkaru

Mutya Hanifah, Okezone · Rabu 13 Februari 2013 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 13 407 761285 gcVwYS4anR.jpg Riyanni Djangkaru (Foto: Fitri/Okezone)

JAKARTA - Sepanjang pengalaman menyelam, Riyanni Djangkaru tak hanya mengalami hal-hal menyenangkan. Dia bahkan pernah nyaris meregang nyawa saat melakukan aktivitas ekstrem ini.

Mendapat lisensi diving resmi sejak 2003, tentu Riyanni Djangkaru sudah memiliki jam terbang selam yang cukup banyak sehingga bisa dikatakan dia piawai dalam bidang ini. Namun, kepiawaian itu tak mengelakkannya nyaris kehilangan nyawa ketika tengah menyelami laut Indonesia yang indah.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

"Paling parah kecelakaan saat diving tahun 2009. Waktu itu, saya dan seorang teman terseret arus hingga 65 meter jauhnya," cerita Riyanni kepada Okezone di Jakarta belum lama ini. 

Saat itu, Riyanni tengah berada di perairan Pulau Alor di Nusa Tenggara Timur. Ketika tengah asyik menyelami keindahan bawah laut Alor, tiba-tiba saja arus laut berubah kencang dan menyeretnya.

"Saya terseret hingga masuk ke tebing, itu kejadiannya sangat cepat, tiba-tiba sekali," ujar ibu satu putra ini. 

Untuk menyelamatkan diri agar tidak jatuh terseret ke tebing laut, Riyanni pun berpegangan pada dinding tebing. "Kalau dalam kondisi darurat seperti itu, mau tidak mau ya harus berpegangan ke sekitar," katanya.

Riyanni merayap perlahan-lahan ke atas. Saat sampai di permukaan air, dia melihat sekujur tubuh dan tangannya berdarah-darah. 

"Berdarah dan luka kena karang. Kena karang api, atau karang-karang tajam lainnya, enggak terasa," tuturnya.

Saat kejadian tersebut, Riyanni mengatakan menempatkan dirinya untuk tetap tenang dan tidak panik. Menurutnya, ketenangan sangat diperlukan dalam menyelam. 

Usut punya usut, pengalaman menyeramkan tersebut terjadi lantaran dia menunggu teman yang datang telat. Saat menyelam, arus laut ternyata sudah tidak bersahabat.

"Sejak itu, saya disiplin, tidak mau lagi menunggu-nunggu teman yang telat," pungkasnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini