Derita Tuberculosis, Pengobatan Harus Menyeluruh & Tuntas

Niken Anggun Nurani, Jurnalis · Senin 25 Februari 2013 22:15 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 25 482 767380 KVcVLnurN7.jpg Pengobatan TBC (Foto: Healthmeup)

HAMPIR sembilan juta orang di seluruh dunia terinfeksi penyakit tuberculosis. Penyebaran menjadi sangat mudah karena kuman TBC menyebar melalui udara dari penderita aktif. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengenali apa saja gejala yang terjadi pada penderita TBC.

 

Tuberkulosis atau TBC dapat menyerang siapa saja. Rata-rata, satu dari sepuluh orang terinfeksi oleh TBC. Sistem kekebalan tubuh menjadi andalan utama jika Anda tidak ingin terserang penyakit ini. Jika kekebalan tubuh Anda lemah, maka kuman yang menyebar dapat berkembang dengan cepat dalam tubuh Anda, demikian yang dilansir Healthmeup.

 

Gejala tuberculosis dapat berupa batuk kronis selama 2 hingga 3 minggu, demam periodik, kehilangan nafsu makan, nyeri pada dada, penurunan badan secara signifikan, berkeringat di malam hari, dahak disertai darah, lemah dan merasa lelah. Gejala TBC ini terkadang mirip dengan penyakit lain, dalam beberapa kasus gejala bahkan tidak terdeteksi.

 

Oleh karena itu, pasien yang mengalami tuberculosis harus melakukan pengobatan secara menyeluruh dan tuntas. Pasien dengan pasien yang mengidap tuberculosis paru masih akan menulari orang lain setelah memulai pengobatan intensif 2-3 bulan pengobatan akan mengurangi risiko menulari orang lain (disarankan melakukan pengobatan enam bulan). Hal ini sangat penting untuk menyelesaikan seluruh program pengobatan, untuk menghindari penularan dan mencegah TBC muncul kembali atau menjadi komplikasi dengan penyakit lain. Pasien juga dapat mengatur terapi fisik, latihan pernapasan dan menambah kekebalan tubuh dengan mengonsumsi suplemen. (ind)

 

 

 

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini