Menikahi Hewan untuk Mengusir Hantu

Restika Ayu Prasasty, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2013 23:37 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 28 196 769202 2ZD4LIxHlQ.jpg Pernikahan aneh (Foto: Google)

SETIAP negara memiliki adat tertentu yang diterapkan. Tidak saja dalam hal aktivitas secara umum, tapi juga terkait pernikahan.

Kesakralan pernikahan di beberapa negara diwujudkan dalam penerapan adat-adat tertentu. Tak jarang, ritual tersebut terbilang konyol. Berikut ini beberapa ritual pernikahan di berbagai negara, seperti dilansir Oddee.

Menikahi hewan untuk mengusir hantu

Di beberapa bagian di negara India diyakini bahwa jika seorang bayi perempuan memiliki gigi yang mengakar ke gusi atas. Gigi ini itu menjadi tanda bahwa si bayi perempuan akan dimakan oleh harimau atau mengalami kejadian buruk di masa depan, hal ini karena hantu membencinya. Oleh karena itu, ia harus menikah dengan seekor binatang. Namun upacara pernikahan dengan hewan dilakukan bohong-bohongan. “Pernikahan” itu dilakukan hanya untuk mengusir roh-roh jahat sehingga si gadis dapat menikahi seorang anak laki-laki nyata di masa depan.

Menghitamkan pengantin wanita

Ritual pernikahan ala perpeloncoan ini dilakuan sebelum hari H pernikahan. Pengantin wanita “diculik” oleh teman-temannya, kemudian seluruh tubuhnya dituangi zat-zat aneh seperti telur, berbagai saus, bulu, cat, dan lain-lain. Ritual melumuri calon pengantin wanita dan pria dengan sirup, jelaga dan tepung dilakukan untuk mengusir roh jahat. Ritual ini dilakukan di beberapa daerah di Skotlandia.

Calon pengantin pria melompati sapu

Melompati sapu adalah tradisi pernikahan di mana pasangan pengantin melompati sapu selama upacara pernikahan. Tindakan ini melambangkan awal baru dan menyapu masa lalu jauh-jauh. Ritual ini juga dapat menandakan bergabungnya dua keluarga atau sebagai bentuk hormat terhadap leluhur keluarga.

Memukul kaki pengantin pria

Di Korea Selatan, pengantin pria harus menahan rasa sakit akibat dipukul kakinya sebelum bertemu istrinya. Setelah upacara pernikahan, teman-teman sang pengantin pria melepas kaus kakinya, mengikat tali di sekitar pergelangan kakinya, dan mulai memukuli telapak kakinya dengan ikan corvina kuning yang dikeringkan. Ritual ini dilakukan untuk membuat sang pengantin pria kuat sebelum malam pertama. (ind)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini