Teledor di Roma, Elok Didenda Rp600 Ribu

Adhia Azkapradhani, Jurnalis · Minggu 10 Maret 2013 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2013 03 09 407 773481 0TLcUKZDHv.gif Elok Dyah Messwati di Santorini, Yunani (Foto: dok. pribadi)

JAKARTA - Selama bertualang menjadi seorang backpacker, pendiri Komunitas Backpacker Dunia (BD), Elok Dyah Messwati, pun pernah mengalami kejadian-kejadian kurang mengenakkan. Salah satunya dikenai denda dengan nominal cukup mahal.

Banyak pengalaman indah yang dituturkan Elok Dyah Messwati selama menjalani perjalanan keliling dunia sebagai seorang backpacker. Namun begitu, nyatanya perjalanan tak selalu mulus. Terkadang ia pun mengalami kejadian tak mengenakkan.

"Kejadian yang mengecewakan pasti ada, bikin badmood iya, tapi ya enggak boleh lama-lama, nanti liburannya enggak ternikmati," kata Elok saat wawancara eksklusif dengan Okezone, baru-baru ini.

Salah satu kejadian tak mengenakkan tersebut adalah ketika dia berada di Roma. Saat itu, dia dikenakan denda sekira Rp600 ribu gara-gara tiket yang sudah dibeli tidak divalidasi terlebih dahulu hingga batas waktunya.

"Jadi, kalau di sana itu ternyata tiket yang sudah dibeli harus divalidasi lagi karena berlakunya hanya 100 menit. Kalau enggak divalidasi, kita dianggap curang. Itu buah dari keteledoran saya, sempat bad mood tapi ya sudah, jadikan pelajaran saja," ujar perempuan yang telah keliling 40 negara ini.

Namun, menurut Elok, dia tidak pernah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan selama menjadi couchsurfer atau ketika dia dijamu ke luar negeri. "Kalau di Komunitas Couch Surfing (CS) enggak pernah, soalnya kan ada referensi jadi saya pelajari dulu profil tuan rumahnya. Tapi, saya pernah akhirnya tidur di terminal karena CS yang akan menjamu saya harus pulang ke kota lain karena ditelefon ibunya," pungkasnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini