Dian Pelangi: Sukses Sendirian Itu Tak Enak

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2013 04:25 WIB
https: img.okezone.com content 2013 03 20 29 778973 vAAnpgTDSH.jpg Dian Pelangi (Foto: Feri/Okezone)

KEMAJUAN dunia fashion muslim diikuti dengan maraknya kehadiran perancang baru yang turut menggeluti industri tersebut. Sekilas, mungkin persaingan jadi lebih sengit. Namun bagi Dian Pelangi, hal itu bukanlah sebuah persaingan yang perlu ditakutkan.

Kariernya di dunia fashion muslim memang meretas kesuksesan. Di usianya yang terbilang belia, Dian sukses membawa bisnis keluarga ke tataran yang lebih tinggi di industri busana muslim. Hal ini tentu sebuah prestasi tersendiri. Apalagi, usia Dian terbilang muda dan mampu membalap perancang senior yang lebih dulu menekuni dunia tersebut.

Meski titelnya terbilang anak bawang, namun hal itu tak menyurutkan semangatnya memopulerkan busana muslim yang etnik, penuh warna dan trendi. Terbukti, karyanya sanggup mencuri hati para muslimah di luar sana.

“Sekarang kan banyak pemain fashion muslim juga. Itu makin ramai. Tapi aku anggap mereka tidak sebagai saingan,” tuturnya saat bertandang ke redaksi Okezone di gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, (20/3/2013).

Lebih lanjut Dian menuturkan bahwa ia justru senang ketika pesaing di industri mode Tanah Air kian ramai karena dengan demikian jadi lebih banyak pilihan.

“Aku sangat senang, karena makin ramai. Aku juga sering ajak-ajak mereka ikut pameran ini itu. Kita memang enaknya maju bareng-bareng. Karena sukses sendiri itu nggak enak. Sukses itu enakan bareng-bareng. Bermanfaat juga untuk orang lain. Itu yang jadi tujuan aku. Makanya aku nggak memermasalahkan pesaing-pesaing itu. Malah seru karena kalau ada yang bikin apa gitu wah keren ya jadi ada pilihan lain. Mau gaya edgy, girly atau gaya lain itu ada. Jadi makin ramai dunia muslim ini,”tutupnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini