nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Negara Tropis, JK ''Larang'' Pejabat Pakai Jas

Gita Ramadian, Jurnalis · Selasa 02 April 2013 14:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 04 02 29 784994 8z96QKY2lg.jpg Jusuf Kalla (Foto: Aries/Okezone)

MENGAKU tak terlalu mengikuti tren fashion, Jusuf Kalla ternyata justru punya pengaruh pada gaya berbusana para pejabat. Seperti apa kisahnya?

 

Bila mendengar kata pejabat, tentu Anda membayangkan sosok pria yang mengenakan kemeja dan jas yang formal. Namun, hal ini akan sangat jarang Anda lihat dari seorang Jusuf Kalla.

 

"Saya laki-laki dan tidak terlalu banyak tahu tentang fashion, tapi cukup mempengaruhi (fashion)," ungkap pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, ini saat berbincang secara eksklusif dengan Okezone di Kantor Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, belum lama ini.

 

Pada masa jabatannya sebagai Wakil Presiden, pria yang kerap disapa JK ini pernah membuat sebuah kebijakan yang melarang para pejabat mengenakan jas. Hal ini dilakukannya lantaran Indonesia merupakan negara tropis yang iklimnya cenderung panas.

 

"Saya bikin peraturan di kantor-kantor AC tidak boleh lebih rendah dari 25 derajat, jadi mereka (pejabat) tidak pakai jas karena panas," sambungnya.

 

Ketimbang mengenakan jas, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini lebih senang mengenakan kemeja batik. Menurutnya, selain melestarikan budaya bangsa, batik juga praktis dan tetap pantas dikenakan pada acara formal.

 

"Setelah peraturan itu, mereka (pejabat) pakai batik supaya tidak kepanasan dan ringan," tutupnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini