Share

Kampanye Selamatkan Hiu Lantang di Deep and Extreme 2013

Adhia Azkapradhani, Jurnalis · Minggu 07 April 2013 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2013 04 07 407 787679 CmyQAiUI3d.jpg (Foto:Coral)

JAKARTA - Kampanye #saveshark sangat lantang disuarakan di Deep and Extreme 2013. Apa yang bisa dilakukan untuk melindungi hiu?

Jika selama ini orang merasa takut untuk bertemu hiu karena takut dimakan, kini sepertinya hiu yang harus takut pada manusia. Banyaknya konsumsi sirip hiu untuk makanan yang dinikmati manusia membuat populasi hiu semakin menurun.

Beberapa gerakan kemudian muncul untuk menarik kepedulian masyarakat dalam menyelamatkan hiu. Mereka yang turut aktif menyelamatkan hiu berkumpul di Deep and Extreme Expo Indonesia 2013.

Pengunjung pun tampak antusias saat Nadine Chandrawinata dan Riyanni Djangkaru turut hadir menjadi mengkampanyekan #saveshark. Tak hanya kedua wanita cantik itu yang berperan aktif dalam pelindungan hiu. Turut hadir pula Miss Scuba Internasional 2011 Dayu Hatmanti, Putri Bahari Indonesia Diti, serta Adisty yang merupakan guru seni budaya.

"Menyelamatkan hiu itu bisa dari berbagai hal, saya ke Raja Ampat bukan untuk diving, tapi memang kita punya satu yayasan yang memberikan pendidikan dari pulau ke pulau di sana. Salah satu yang kita ajarkan untuk anak-anak di sana itu #saveshark," tutur Dayu dalam sesi talkshow #saveshark di JCC, Jakarta.

Lain lagi dengan program #saveshark yang dilakukan oleh Adisty. Sebagai guru seni di sekolah, ia memeberikan pengetahuan mengenai hiu melalui seni.

"Saya ajak mereka berkreasi dengan gambar hiu, dan hasilnya sungguh memuaskan. Bahkan, kita membuat mural di sekolah dengan gambar hiu. Ketika ada yang bertanya kenapa hiu terus yang diselamatkan, saya pun menjelaskan jika mereka harus menyelamatkan hewan lain seperti penyu," sahut Adisty.

Penyelamatan hiu harus terus dilakukan. Pasalnya, jika hiu terus diburu untuk menu makanan, bukan tidak mungkin nanti rantai kehidupan akan rusak. Hiu merupakan salah satu hewan predator penting dalam rantai makanan di laut.

Jika setiap orang berpikir bahwa hiu yang diburu akan menghasilkan uang yang banyak, mereka salah. Karena jika hiu terus dibudidayakan, maka mereka dapat meningkatkan sektor pariwisata. Populasi hiu yang terjaga, akan membuat populasi ikan-ikan kecil akan semakin banyak. Oleh karena itu, akan semakin banyak wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut.

"Untuk peduli hiu, mulai dari hal kecil dengan tidak mengonsumsi sirip hiu. Mari kita peduli pada hiu tanpa menunggu hiu peduli sama kita," simpul Diti.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini