Kata Yenny Wahid, Wanita Indonesia Masih Harus Berjuang

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Minggu 21 April 2013 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2013 04 21 196 795092 8WAouv7lSJ.jpg Yenny Wahid (Foto: Dede/Okezone)

SETIAP orang tentu memiliki cara berbeda untuk memeringati Hari Kartini. Begitu pula yang dilakukan tokoh politik Yenny Wahid.  

Menurutnya, hari Kartini bukan sekadar perayaan, melainkan harus memiliki makna tersendiri. Terutama dalam kaitannya sebagai sebuah momentum perjuangan kaum wanita.

 

"Hari Kartini harus kita maknai sebagai momen untuk memperjuangkan kepentingan kaum perempuan. Yang memperjuangkan kepentingan itu ya wanita sendiri, bukan kaum laki-laki," ujarnya saat berbincang dengan Okezone di butik Amy Atmanto, Bilangan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.

 

Tak hanya itu, putri mendiang mantan Presiden Abdurrahman Wahid itu juga menyoroti masalah yang masih saja terjadi pada wanita. Untuk itu, wanita hendaknya masih harus berjuang demi mendapatkan kesetaraan hak.

 

"Fasilitas publik bagi ibu menyusui, lalu untuk pekerja pabrik, ada cuti haid, kesetaraan gaji, karena ini masih menjadi isu yang diperdebatkan. Soal usia pensiun. Hal semacam ini yang masih harus diperjuangkan," tutupnya. (Nsa)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini