nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Ragam Tanda Lahir pada Bayi

Mom & Kiddie, Jurnalis · Minggu 12 Mei 2013 04:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 05 10 483 805168 6BZwNi9odK.jpg Miliki tanda lahir (Foto: Google)

SERINGKALI kita mendapati tanda lahir pada bagian tubuh bayi yang baru lahir. Bentuknya yang beragam menandakan ada banyak jenis dari tanda lahir tersebut. Berikut ulasan lengkapnya.

Tanda lahir pada bayi memang seringkali tak terlihat. Ketika tubuh bayi benar-benar diperhatikan seksama, barulah orangtua menemukan ada tanda lahir pada buah hatinya. Agar lebih mengenal tanda lahir, inilah jenis-jenisnya yang bisa dipelajari, seperti dikutip dari Tabloid Mom & Kiddie.

Mongolian Spot

Muncul dalam bentuk tanda yang halus, datar, dan agak gelap. Seringkali ditemukan di daerah pantat atau punggung bagian bawah bayi dengan warna biru keabu-abuan, hitam dan cokelat. Sekilas tampak mirip memar, namun tidak berbahaya karena mongolian spot akan hilang seiring waktu.

“Biasanya ketika anak hendak menuju masa akil balig, maka tanda lahir ini akan hilang dengan sendirinya. Ukurannya juga bervariasi, ada yang seperti tutup botol atau bahkan berada di seluruh pantatnya. Kalau yang ukurannya lebih besar lagi, mungkin perlu diperiksakan ke dokter karena khawatir ada efek samping dari besar ukurannya tersebut,” tutur dr. Fransiska Tiosudarmin, SpKK.

Salmon Patch

Disebut pula stork bite atau gigitan bangau. Tanda lahir ini sebenarnya adalah pembuluh darah yang muncul ke permukaan kulit dalam bentuk warna merah muda, kecil, dan datar.

Salmon patch (bercak salmon) terdapat pada sepertiga bayi yang baru lahir, biasanya muncul di belakang leher (tengkuk), di antara mata atau di kening, hidung, bawah bibir, dan kelopak mata.

Tanda lahir ini tidak berbahaya karena seiring pertumbuhan bayi salmon patch akan hilang dengan sendirinya. “Biasanya kalau yang ditengkuk itu jarang hilang. Berhubung berada di daerah yang tidak begitu terlihat dan warnanya juga tidak terlalu mencolok maka tidak perlu khawatir,” tambah Sisca.

Port Wine Stain

Noda ini muncul sebagai sebuah tanda yang datar, berwarna merah muda agak kemerahan dan perlahan beralih menjadi lebih gelap hingga mengarah ke warna merah keunguan. Sebagian besar bercak ini akan tumbuh lebih besar dan lebih tebal.

Umumnya ukuran tanda lahir ini cukup besar dan berada di satu sisi. Sering muncul pada wajah, punggung atau dada. Paling sering muncul pada jidat dan daerah sekitar mata, jika hal ini terjadi pada bayi Moms, segeralah konsultasikan pada dokter spesialis kulit dan spesialis mata untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Port wine stain (noda cawan anggur) disebabkan oleh adanya pelebaran kapiler darah yang terjadi pada satu di antara 1000 bayi. Sebenarnya noda ini tidak berbahaya. Hanya saja jika tanda tersebut terdapat pada sekitar kelopak mata, maka bisa menyebabkan risiko glaukoma, yakni adanya peningkatan dari tekanan bola mata. Jika seperti itu, tanda ini bisa dianggap sebagai awal adanya penyakit tumor pembuluh darah bila memang noda yang terdapat pada wajah sudah mengenai organ vital seperti mata.

Pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi laser, pembedahan dengan pencangkokan kulit, atau pemakaian krim atau obat oles.

Hemangioma

Yakni kumpulan pembuluh darah yang kecil dan menggumpal. Terjadi pada permukaan kulit dan biasanya terdapat di wajah, kulit kepala, punggung, dan dada.

Sesuai dengan namanya, warna tanda lahir ini merah atau ungu dan akan tumbuh membesar. Tanda ini bisa terjadi pada dua di antara 100 kelahiran bayi. Hemangioma akan hilang jelang usia si kecil 9 tahun.

Perlu diketahui Moms, tanda ini akan sangat berbahaya jika muncul di daerah sekitar mata dan mulut, karena dapat memengaruhi penglihatan dan menutup jalan napas.

Jika bayi Moms memiliki hemangioma pada daerah yang disebutkan tadi, segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan medis.

Malformasi Vena

Sebenarnya hemangioma dan malformasi vena termasuk kategori tumor pembuluh darah. Malformasi vena disebabkan oleh kondisi abnormal yang terjadi akibat pembuluh darah melebar.

Meskipun muncul saat lahir, tanda ini bisa perlahan memudar. Malformasi vena muncul pada 1 hingga 4 persen dari kelahiran bayi. Biasanya tanda ini muncul di rahang, pipi, lidah, dan bibir. Pun muncul di anggota tubuh lainnya. Tanda lahir ini akan tumbuh secara lambat dan tidak hilang seiring waktu. Bisa diatasi dengan sclerotherapy atau operasi.

Nevus Congenital (Nevi Bawaan)

Berupa tahi lalat yang muncul saat lahir dan dapat tumbuh di mana saja dengan ukuran yang berbeda-beda ada yang 1 cm hingga lebih dari 20 cm. Nevi bawaan ini terjadi pada satu persen kelahiran bayi. Sebagian besar tahi lalat yang berwarna cokelat, hitam dan sebagian ada yang berambut ini tidak berbahaya. Tapi, Nevus conginental yang berukuran besar memiliki risiko besar menjadi melanoma yakni tipe kanker kulit yang mematikan. Untuk, itu segera konsultasikan ke dokter bila terdapat nevi bawaan dengan ukuran besar.

Pigmented Nevi (Moles)

Merupakan bercak berpigmen pada kulit. Secara awam juga dikenal dengan tahi lalat (mole). Tanda ini bisa muncul ketika sel dalam kulit tumbuh secara berkelompok dan bukan menyebar ke seluruh kulit. Tahi lalat dapat muncul sendiri atau berkelompok dan bisa muncul di semua bagian tubuh. Warnanya seperti kulit, cokelat atau hitam yang bisa memudar saat dewasa dan mungkin hilang seiring waktu.

Tahi lalat pada dasarnya merupakan tumor kulit jinak. Sebagian besar tahi lalat tidak berbahaya, namun yang berukuran besar bisa berkembang ke arah yang ganas dan berisiko menjadi kanker kulit.

Kita perlu mengenal tanda-tandanya jika ia termasuk ganas antara lain: terdapat ulserasi (luka) dan perdarahan spontan, membesar dan berwarna lebih gelap, pigmen menyebar ke kulit sekitarnya, ada lesi-lesi yang lebih kecil mengelilinginya, inflamasi tanpa didahului trauma, nyeri dan gatal.

Biasanya tahi lalat yang besar atau tahi lalat yang kecil tapi mencurigakan, dianjurkan untuk diangkat atau dioperasi.

Café-Au-Lait Spot

Tanda ini terlihat pada bayi dalam bentuk oval dengan warna terang hingga agak kecokelatan. Café-au-lait yang diambil dari jenis sajian kopi Prancis ini berarti kopi dan susu.

Titik-titik ini mudah ditemukan pada bagian pinggang, pantat, dan akan semakin gelap seiring pertambahan usia. Bentuknya tidak teratur dan mendatar pada kulit dengan ukuran berkisar 3-5 mm.

Bila hanya satu bercak, tanda lahir ini tidak perlu penanganan khusus. Yang perlu diwaspadai, jika terdapat lima atau lebih café-au-lait dengan diameter lebih dari 5 mm, segera konsultasikan kepada dokter spesialis karena bisa menjadi pertanda suatu penyakit neurofibromatosis (tumor) dan sindrom McCune-Albright (penyakit genetik yang memengaruhi kesehatan tulang, pubertas dan tiroid). (ind)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini