Asam-Pedas Iga Garang Asam dari Cirebon

Dewi Yanti, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2013 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 10 488 804814 3nOKQ3grCl.jpg (Foto:Dewi/Okezone)

IGA sapi tidak selamanya diolah dalam hidangan Barat. Di restoran berkelas ala hotel bintang empat, iga sapi disajikan dalam menu tradisional.

Iga garang asam dibuat menggunakan bumbu khas masakan Sunda. Iga dimasak selama dua jam hingga dagingnya empuk, namun daging tidak sampai terlepas dari tulang.

Selanjutnya, bumbu merah dan beberapa bumbu khas, seperti kapulaga dan bunga lawang ditumis hingga harum lalu iga dimasukkan ke dalam bumbu. Rasa asam sendiri berasal dari belimbing wuluh yang menjadi ciri khas masakan Sunda. Sementara, di atasnya diberikan serai sebagai hiasan.

"Ciri masakan Sunda sendiri terletak dari penggunaan belimbing wuluh dan cabai rawit. Masakan Sunda biasanya pedas-pedas dan asin," kata Chef Susanto Purnama Jaya, Sous Chef Aston Cirebon Hotel & Convention Center, saat ditemui Okezone di Cirebon, Jawa Barat, baru-baru ini.

Menu andalan Oasis Bistro ini memiliki citarasa pedas, gurih, dan asam yang menambah kesegarannya. Paling enak disajikan dengan nasi pulen yang panas.

Seporsi iga garang asam ditawarkan dengan harga Rp69 ribu. Menu ini bisa nikmati sebagai hidangan makan siang dan malam di Oasis Bistro, Aston Cirebon Hotel & Convention Center.

Sambil menikmati sajian di Oasis Bistro, Anda juga bisa menikmati alunan musik di dua area makan, yaitu di dalam dan luar area yang langsung bersebelahan dengan kolam renang.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini