Tertekan Pariwisata, Spesies Langka di Galapagos Mulai Punah

Mutya Hanifah, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2013 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 16 544 808260 9KA2n4s1xL.jpg Kura-kura raksasa Galapagos (Foto: thelovelyplanet)

Pulau Galapagos, Galapagos

Galapagos adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari 13 pulau berapi dan bebatuan yang terletak di Samudra Pasifik, sekira 1.000 kilometer sebelah barat pesisir Amerika Selatan. Secara politis, Galapagos merupakan bagian dari Ekuador. Pulau tertuanya berusia sekira empat juta tahun dan yang termuda masih dalam proses pembentukan. Galapagos memang salah satu daerah gunung berapi teraktif di dunia.

Galapagos terkenal karena jumlah spesies endemisnya yang besar. Penelitian oleh Charles Darwin di tempat ini membawanya pada temuan teori seleksi alam. Salah satu spesies uniknya adalah kura-kura raksasa Galapagos, yang sudah berusia ratusan tahun.

Galapagos ditetapkan sebagai cagar alam pada 1959, melindungi 97,5 persen wilayah kepulauan ini. Pada 1986 lautan di sekitarnya dinyatakan sebagai cadangan kelautan. UNESCO menetapkan Galapagos sebagai Situs Warisan Dunia pada 1978 yang kemudian diperpanjang pada Desember 2001 untuk memasukkan wilayah cadangan kelautan. Yayasan Charles Darwin yang didedikasikan untuk pemeliharaan kepulauan ini didirikan di Belgia pada 1959.

Sayangnya letak Galapagos yang jauh dan terisolasi tak membuat spesies langka yang hidup di pulau ini terlindungi. Diperkirakan lima persen spesies langka yang ada di pulau ini telah mengalami kepunahan, akibat tekanan dari pariwisata dan spesies lain.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini