Tak Semua Wanita Merasa Jadi Ibu Lho

Restika Ayu Prasasty, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2013 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 28 196 813774 uCsIleij1D.jpg Mesranya ibu & buah hati (Foto: Google)

KEBANYAKAN ibu akan setuju bahwa tidak ada momen yang bisa mengalahkan menggendong anak mereka yang baru lahir. Namun menurut penelitian, sebagian besar ibu baru harus berjuang untuk membentuk ikatan instan dengan bayi mereka.

Sebuah survei terhadap lebih dari 2.000 wanita mengungkapkan bahwa sebagian besar dari mereka tidak merasa seperti “natural mother” atau punya insting keibuan setelah kelahiran bayi mereka. Dan sekira sepertiga merasa “sangat ketakutan” memikirkan tanggung jawab terhadap anak mereka.

Meski begitu, sebanyak 54% responden berbohong dengan mengatakan kepada keluarga dan teman-teman bahwa mereka merasa baik-baik saja dalam dunia keibuan. Namun, hampir sepertiga responden merasa malu bahwa mereka gagal menghidupkan tuntutan dengan peran baru.

Psikolog keluarga Alison Knights mengatakan, “Ibu baru tidak boleh keras pada diri sendiri jika tidak selalu melakukan sesuatu dengan benar. Ini adalah kurva belajar dalam pengasuhan yang membantu bayi berkembang. Misalnya, bayi yang menangis bukanlah untuk mengkritik cara pengasuhan sang ibu. Ini hanyalah sebuah komunikasi yang mengatakan, ‘Saya tidak merasa baik dan perlu ibu untuk bersama dan membantu saya tenang kembali’."

Survei yang dilakukan oleh Colief Infant Drops ini menemukan bahwa bagi sebagian besar ibu baru (79%), tidak bisa tidur malam adalah hal yang paling sulit ketika mengasuh bayi yang baru lahir. Dan satu dari tiga ibu berpikir jika mereka adalah “ibu yang buruk” ketika bayi mereka menangis.

Jajak pendapat ini juga mengungkapkan bahwa sepertiga ibu baru menduga jika mereka menderita depresi pasca-melahirkan, seperti dilansir Dailymail.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini