nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putuskan si Dia, Bagaimana Cara Bijak Menyatakannya?

Gita Ramadian, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2013 11:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 06 13 197 821276 Ix8cUSapGU.jpg Putus (Foto: google)

PUTUS biasanya jadi keputusan yang diambil saat hubungan tak lagi mampu dipertahankan. Namun, seperti apa cara mengungkapkan keputusan ini secara tepat?

Pada satu titik dalam hidup, kita pasti penah berada pada posisi sulit. Misalnya, saat harus berpisah dengan seseorang yang Anda sayangi, namun tak lagi cinta. Pertanyaan yang seringkali muncul, adalah bagaimana putus tanpa terlalu menyakiti hatinya.

Sebagian besar pria merasa bersalah jika harus memutuskan pasangan dan akhirnya menunda hal ini berkali-kali. Sementara yang lain justru melakukannya secara tiba-tiba.

Putus memang bukan hal yang mudah, terutama jika Anda dibayangi rasa bersalah. Anda pun mulai menyesali berbagai janji yang pernah dibuat. Namun memertahankan hubungan yang buruk tentu tak adil bagi Anda berdua.

Ucapan seperti "Kamu terlalu baik, aku tak pantas untukmu" mungkin cukup mengobatinya sesaat. Akan tetapi, pada akhrinya dia akan tahu bahwa ini merupakan kebohongan dan hanya upaya Anda untuk bersikap sopan.

Seperti dilansir Askmen, kejujuran merupakan hal yang sangat penting. Karena inilah satu-satunya cara untuk memerlakukannya dengan lebih baik.

Bicara secara langsung memang bukan hal yang mudah, tapi inilah yang harus Anda lakukan. Ini berarti ucapan putus semestinya tak dilakukan lewat telefon apalagi pesan atau email. Jangan lupa untuk memberinya clue bahwa Anda ingin membicarakan sesuatu yang penting. Sehingga dia akan bersiap dengan segala kemungkinan. (ind)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini