Moms, Jangan Tinggalkan Anak Hanya dengan Mainannya

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2013 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2013 06 14 196 822165 uQpQZkxikT.jpg Fisher Price (Foto: Fika/Okezone)

BANYAK cara untuk mengembangkan otak anak. Seperti misalnya melalui metode mainan.

Hal ini pun seperti yang dituturkan oleh pakar parenting terkemuka, Carrie Lupoli. Menurutnya, ada berbagai macam manfaat dari mainan anak yang bisa digunakan untuk menstimulasi otak. Apalagi jika mainan diberikan pada anak usia 0-5 tahun.

"Mainan bisa melatih sebab akibat, lalu ada interaktif. Ini juga bisa membuat anak belajar bagaimana karakter mereka, motorik serta mengatur emosinya,"ujarnya pada acara konferensi pers Fisher Price di restoran Harum Manis, Jakarta Pusat, Jumat (14/5/2013).

Senada dengan Carrie, psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo juga mengatakan bahwa mainan terbukti mampu membantu mengembangkan otak anak. Apalagi jika hal itu diketahui sejak dini oleh para orangtua.

"Usia 0-5 tahun itu adalah masa emas, semakin dini orangtua tahu, maka dia semakin bisa mengembangkan otak. Usia itu adalah usia dimana mereka suka bermain, dan ini yang kita bisa manfaatkan untuk belajar,"terangnya.

Kendati demikian, menurut Vera tetap saja harus ada peran orangtua, meski anak sudah diberi mainan.

"Jangan hanya ditinggalkan tapi dikasih contoh bagaimana cara memainkannya, karena kadang anak-anak hanya ingin melihat suasananya. Misalnya bermain dengan orangtua itu menyenangkan,"tutupnya. (ind)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini