'Embryoscope', Teknologi Baru Bayi Tabung

Qalbinur Nawawi, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2013 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 21 482 852978 yiUnoOn0pK.jpg Proses bayi tabung (Foto: Google)

DUNIA kesehatan mungkin boleh berbangga hati dengan kehadiran teknologi terbarunya. Sebab sudah dikembangkan teknologi baru yang disebut embryoscope untuk membantu proses in vitro fertilisation (bayi tabung).

Secara tradisional, selama pembuahan in-vitro, dokter akan memeriksa embrio sekali dalam sehari untuk menentukan apakah embrio itu layak atau tidak. Namun, proses ini bisa dibilang rumit karena harus dilakukan secara efektif dan efisien, dimana embrio harus disimpan pada suhu 37 derajat dan ditempatkan pada lingkungan dengan konsentrasi gas yang tepat untuk bertahan hidup.

Namun, dengan embryoscope itu, upaya pemeriksaan bisa diambil dari embrio setiap beberapa menit tanpa mengganggu kualitas dalam inkubator mereka. Kemudian, hasilnya sekarang lebih dari 100 pasien di Klinik Cleveland mampu memulai berkeluarga karena alat ini, dan sekarang juga sedang digunakan di 14 pusat medis lainnya di seluruh negeri.

Keberhasilan itu sendiri bisa dicapai, karena embryoscope memiliki kekuatan yang berpotensi merevolusi pembuahan in-vitro.

"Saya pikir akan menjadi pengalaman luas biasa saat orangtua bisa menggendong bayi di lengan mereka, dimana mereka bisa melihat perkembangan embrio dari menit pertama, jam pertama embrio itu tumbuh, sebelum tertanam di dalam rahim,"pungkas Desai, seperti dilansir Foxnews.

(ind)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini