Chef Arnold: MasterChef Indonesia Dibilang Drama, Itu Konyol!

Johan Sompotan, Jurnalis · Kamis 29 Agustus 2013 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 29 299 857418 CTAdkmQLDo.jpg Chef Arnold (Foto: Feri/Okezone)

KEHADIRAN MasterChef Indonesia sebagai reality show membuat banyak orang mengira bahwa tayangan tersebut sebatas drama. Anggapan tersebut dibantah oleh salah satu jurinya, Chef Arnold Poernomo.

"MasterChef Indonesia dibilang drama? Itu konyol buat saya. Siapa yang mau jarinya terpotong atau terkena karamel masih panas?," kata Chef Arnold kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.

Chef Arnold memberi gambaran, Mimi (26)—wirausaha kue asal Jakarta—, telapak tangannya terciprat karamel panas. Juga William, pemenang MasterChef Indonesia Season 3, yang ujung jarinya hampir putus saat memotong bahan makanan. Ketika itu, dia bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk memastikan ujung jari tangannya tidak perlu diamputasi.

"Tidak ada orang mau dibayar untuk melakukan hal seperti itu lalu dibilang drama," ujarnya.

Chef Arnold juga meyakinkan bahwa tidak ada drama saat ketiga juri menilai masakan tiap kontestan. Tidak ada niatan dari para juri untuk menjatuhkan mental para kontestan. Menurutnya, baik dirinya, Chef Degan, maupun Chef Marinka sebatas memonitor dan memberikan edukasi.

"Kalau ada kontestan yang menangis, itu karena mereka menyadari kesalahannya. Bahkan, bila menangis karena kontestan lain pulang, itu juga karena merasa bahwa MasterChef Indonesia sudah menjadi bagian dari keluarga mereka. Jika ego untuk menang terlihat, tentu karena mereka tak ingin kalah," tutupnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini