Share

Lubang di Bawah Bukittinggi, Saksi Penderitaan Romusha

Mutya Hanifah, Jurnalis · Senin 23 September 2013 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 21 544 869695 KklgP0EURX.jpg Goa Jepang, Bukittinggi (Foto: wikipedia)

KEBERAGAMAN Indonesia tak lepas dari begitu kayanya sejarah yang membentuk negara ini. Meski telah lewat berabad-abad lalu, sisa-sisa sejarah ini masih dapat Anda lihat, bahkan menjadi tempat wisata. Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari Indonesia.Travel:

Lubang di Bawah Bukittinggi, Saksi Penderitaan Romusha

Goa Jepang, Bukittinggi

Goa Jepang terletak di pusat Kota Bukittinggi. Goa ini lebih tepatnya merupakan bunker  yang dibangun oleh romusha (pekerja paksa Indonesia) atas perintah Jepang.

Bunker ini berbentuk goa bawah tanah sepanjang 1.470 meter dan berada 40 meter di bawah Ngarai Sianok. bunker ini memiliki 20 terowongan yang dulunya digunakan untuk menyimpan amunisi, tempat meeting, tempat makan romusha, dapur, penjara, ruang penyiksaan, ruang mata-ruang penyerangan, dan gerbang untuk melarikan diri. menjelajahi terowongan rumit di Goa Jepang ini merupakan petualangan yang sebenarnya.

Goa Jepang ini juga merangkap menjadi benteng yang sangat efektif. Terowongannya memiliki diameter sepanjang 3 meter dan temboknya pun sangat tebal sehingga suara di dalam tidak dapat terdengar dari luar.

Terowongan ini mencakup wilayah yang luas, hampir seluas dua hektare dan memiliki enam pintu. Satu pintu terletak di Taman Panorama sementara yang lain di desa yang terletak di bawah jurang Ngarai Sianok.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini