Bawa "Oleh-Oleh" dari Pulau Pramuka, Rianti Cartwright Prihatin

Dewi Yanti, Jurnalis · Sabtu 28 September 2013 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 28 407 873375 k1DTiAhLPu.jpg Rianti Cartwright memungut sampah di Pulau Pramuka (Foto: Dewi/Okezone)

JAKARTA - Ikut berpartisipasi dalam pembersihan area pantai di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, artis Rianti Cartwright mendapatkan pengalaman baru. Beragam jenis sampah yang merusak ekosistem laut menjadi "oleh-oleh".

"Aku dapat baju, kaleng, dan kenang-kenangan yang dibawa dari laut, paling banyak sampah plastik. Sampah plastik itu sampah yang paling bahaya karena butuh waktu beribu-ribu tahun untuk bisa terurai," kata Rianti saat memungut sampah di pantai Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Sabtu (28/9/2013).

Rianti mengaku cukup sedih dengan banyaknya sampah dari Ibu Kota yang terbawa arus sungai dan justru merusak pulau-pulau di sekitarnya, khususnya Pulau Pramuka. Masalah yang sama dirasakan pada kunjungan sebelumnya ke Pulau Panggang, masih dalam kawasan Kepulauan Seribu, yang menjadi daerah limpahan sampah dari Jakarta.

"Dampaknya, lingkungan menjadi kotor. Pariwisata juga ada impact-nya, turis jadi malas ke sini, akar mangrove juga tertutup, padahal untuk ekosistem laut mangrove sangat penting sekali," lanjutnya.

Rianti pertama kali ini ikut dalam aktivitas membenahi ekosistem laut. Dia merasa bahagia meskipun menganggap konstribusinya masih sedikit. Rianti berharap akan banyak kegiatan serupa dan masyarakat Indonesia semakin sadar terhadap dampak membuang sampah sembarangan.

"Masyarakat Indonesia, tolong ya lebih peduli terhadap sampah, jangan buang sampah sembarangan," tuturnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini