Image

GKR Hayu-KPH Notonegoro Berbusana Hitam

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2013, 09:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 10 24 29 886063 NydskHPkV5.jpg GKR Hayu & KPH Notonegoro (Foto: Kratonwedding)

PADA acara resepsi kemarin, Gusti Kanjeng Ratu Hayu dan Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro tetap mengenakan busana Jangan Menir. Hanya saja, pada acara tersebut warnanya yang dibedakan.
 

Jika pada prosesi kirab warnanya adalah toska, maka di resepsi kedua mempelai memakai busana berwarna hitam. Untuk riasannya, GKR Hayu juga masih menggunakan paes ageng dengan ciri khas prada.

 

Selain kedua mempelai, anggota keluarga yang hadir juga tetap berbusana adat. Tampak ayah dari mempelai pria, Kolonel Kavaleri (Purn) Sigim Mahmud mengenakan beskap hitam, blangkon, kain wiron engkol, keris serta sindur. Sedangkan Raden Ayu Nusye Retnowati, selaku ibunda KPH Notonegoro juga tampak memakai kebaya tangkeban berwarna biru dengan bros dan peniti renteng, ukel tekuk, ubet-ubet angkin sindur, kain wiron, serta cenela.

 

Hal senada pun juga terlihat dari kedua orangtua GKR Hayu. Dalam acara tersebut, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengenakan busana taqwa dengan destar, angkin sindur, nyamping wiron, serta selop bernuansa biru. Sementara GKR Hemas juga tampak mengenakan kebaya tangkeban dengan warna senada dengan busana Sultan. Untuk melengkapinya, Permaisuri Keraton Yogyakarta itu juga memakai bros dan peniti renteng, ukel tekuk dihiasi bunga, nyamping seredan ubet-ubet, angkin sindur, serta selop. Demikian dilansir Kratonwedding.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini