Pendapat Yenny Wahid soal Busana Muslim Indonesia

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Sabtu 26 Oktober 2013 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 25 29 887063 y99i4ze32T.jpg Yenny Wahid (Foto: Dede/Okezone)

INDUSTRI fesyen di Indonesia memang tengah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Termasuk salah satunya busana muslim.

Namun di balik itu, ada pro ataupun kontra yang berkembang di masyarakat. Kreasi busana muslim saat ini dinilai tidak syar'i. Benarkah demikian?

"Syar'i dilihat definisinya dulu apa, karena ulama bisa berbeda-beda, tergantung nyamannya. Kalau tidak mau pakai juga enggak masalah," ujar Yenny Wahid saat ditemui di Senayan City, Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut, menurut putri almarhum Abdurrahman Wahid ini, dengan mode justru mampu menjauhkan dari sifat negatif seseorang.

"Melalui mode, kita bisa menjauhkan sifat menghakimi orang lain, menghujat orang lain," imbuhnya.

"Kita terima orang maunya seperti apa, mengekspresikan. Yang mau hijab bagus sekali apalagi niatnya tulus, terpenting tidak memaksakan," terangnya.

Karena itu, Yenny sendiri kurang setuju jika ada yang memberikan anggapan mengenai syar'i ataupun tidaknya busana muslim di Indonesia.

"Interpretasi pada orang lain banyak sekali, alirannya bisa berbeda-beda, mahzabnya beda,"tutupnya ramah.  

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini