nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Muda Asal Bandung, Ciptakan Jam Tangan Ramah Lingkungan

Arisa Mukharliza, Jurnalis · Selasa 12 November 2013 20:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 11 12 467 895950 yEY1y6i6h9.jpg Jam tangan matoa (Foto: Instagram)

BERMULA dari tahun 2012, Lucky D. Aria mendapatkan inspirasi dari salah satu jam tangan berbahan kayu “We Wood” asal Amerika.

 

Melalui jiwa kreatifitas yang dimilikinya, anak muda asal kota Bandung ini, berkeinginan untuk menciptakan satu karya anak negeri dengan memanfaaatkan bahan baku yang tersedia dari dalam negeri sendiri.

 

Tepat di bulan Februari, 2013 lahirlah satu produk lokal, hasil dari ide kreatif anak bangsa yang bernama MATOA Indonesia. Matoa adalah brand jam tangan lokal asal kota Bandung. Nama Matoa berasal dari nama sebuah pohon yang tumbuh di Sulawesi, Maluku, dan Papua.

 

Yang menarik dari merek jam tangan lokal yang satu ini adalah, sang pencetus ide Lucky D. Aria, mengusung konsep yang tidak biasa, yakni “Urban, Simplicity, Nature”.

 

Material yang digunakan ialah, bahan baku yang berasal dari sisa limbah, yakni bahan dari bekas industri furniture yang sudah tidak terpakai lagi.Yang kemudian diolah kembali hingga tercipta sebuah jam tangan yang tak kalah stylish dengan jam tangan produksi dari luar negeri. 

 

Melalui proses 1 tahun 9 bulan, banyak kendala yang dihadapi oleh sang pemilik dalam membangun dan mempertahankan bisnis jam tangan produksi lokal ini.

 

“Kendala yang sering saya hadapi adalah dimana industri yang membuat jam tangan kayu sebelumnya, memang belum ada di Indonesia, sehingga untuk mendapatkan informasi seperti bagaimana cara untuk mendapatkan bahan baku sangat sulit sekali,” ungkap Lucky D. Aria, kepada Okezone, melalui sambungan telefon, 8 November 2013, lalu. 

 

Saat ditanya mengapa dirinya tertarik untuk membuat jam tangan berbahan kayu tersebut, Lucky yang biasa dipanggil mengatakan jika material kayu lebih ramah lingkungan dibandingkan jam tangan yang berbahan besi. Wow! Ternyata jam tangan MATOA Indonesia ini juga ramah lingkungan ya, guys.

 

Lalu, selain jam tangan berbahan kayu, apa sih sisi menarik dari jam tangan ini? Dengan lantang, Lucky pun menjawab, style is important, namun yang bisa menciptakan culture itu lebih penting. Wah, salut ya untuk semangat dan ide kreatif dari anak muda yang satu ini.(ren)

 

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini