nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Promosikan Budaya, Orang Indonesia Suka Bergoyang

Mutya Hanifah, Jurnalis · Kamis 14 November 2013 22:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2013 11 14 407 897161 KXj8k9brkC.jpg Pengisi acara Indonesia Menari 2013 (Foto: Mutya/Okezone)

JAKARTA - Tarian dipilih sebagai media oleh Bakti Budaya Djarum Foundation untuk mengingatkan kembali masyarakat Indonesia akan budaya bangsa. Meski Indonesia punya banyak bentuk budaya lain, mengapa sudah dua kali tarian yang dipilih untuk menarik perhatian masyarakat?

Gerakan Indonesia Menari sudah dua kali dilakukan oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Tahun lalu, acara ini diadakan di luar ruangan, tepatnya di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta. Kali ini, Grand Indonesia yang jadi pilihan lokasinya, dengan mengajak seluruh pengunjung dan staf mal tersebut.

Meski berbeda lokasi, konsep yang ditawarkan sama, yaitu mengajak masyarakat untuk menari tarian tradisional Indonesia yang diaransemen dengan musik campuran daerah dan moderen. Tarian dianggap sebagai media paling mudah untuk membangkitkan minat mengenal kembali budaya Indonesia.

"Mengajak orang belajar menari itu lebih mudah. Menari punya gerakan yang seru dan mudah diikuti sehingga siapa saja pasti ingin turut serta," kata Adella Fauzi, penari kawakan Indonesia, saat jumpa pers Indonesia Menari 2013 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Apalagi, sekarang ini tarian sangat happening di Indonesia. Terbukti dari acara-acara di televisi yang punya goyangan-goyangan tersendiri.

"Itu menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia itu sebenarnya suka menari. Bagaimana kalau tidak hanya mengenal goyangan yang ada di televisi saja, tapi juga kenalkan goyangan khas tarian tradisional Indonesia," kata Indra Bekti, selebriti yang juga akan turut tampil dalam Indonesia Menari 2013.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini