Share

Chef Marinka Dibuat Nangis Gara-Gara Kontestan MCI Ini

Fitri Yulianti, Okezone · Senin 20 Januari 2014 04:26 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 17 299 927661 cU1Z5DWy7x.jpg Chef Marinka (Foto: Feri/Okezone)

GALERI MasterChef Indonesia (MCI) tidak hanya berisi tantangan berat bagi para peserta. Yang juga dinanti adalah babak eliminasi dan reaksi para juri melepas kontestan.

Galeri MasterChef Indonesia bak cerita berseri yang selalu menampilkan luapan emosi para peserta juga jurinya usai menghadapi tantangan di setiap episodenya. Sebagai contoh, ingatkah Anda saat Chef Juna menangisi Baguzt, Top 5 MasterChef Indonesia Season 2, yang tereliminasi? Ketika itu, kesedihan Chef Juna turut dirasakan peserta lain hingga beberapa di antaranya turut meneteskan air mata.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Momen tersebut tak pelak menjadi perbincangan banyak penggemar tayangan memasak amatir ini, mengingat sosok Chef Juna yang dikenal dingin. Banyak momen lainnya juga terekam di layar kaca selama program MasterChef Indonesia, yang tahun ini memasuki musim keempat. Luapan kegembiraan, kemarahan, kekecewaan, semua bercampur aduk, baik ditunjukkan para peserta maupun ketiga jurinya.

Juri yang bertahan hingga musim ketiga lalu, Chef Marinka, pun memiliki momen emosional yang masih dia kenang. “Pas Mimi tereliminasi, itu saya nangis pertama kalinya,” katanya saat bertandang ke Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, belum lama ini.

Chef Marinka mengakui, Mimi sebenarnya salah satu kontestan yang sering dia marahi di Galeri MasterChef Indonesia Season 3. Dengan kontestan ini, ada perasaan yang berbaur antara sebal dan suka. Menurutnya, Mimi cukup ‘pedas’ kalau bicara, hingga sebagian kontestan ketika itu tidak menyukainya. Namun, kata Chef Marinka, itu yang membuat Mimi bukan orang yang munafik.

Terlepas dari itu, Chef Marinka melihat potensi memasak yang besar pada diri Mimi. “Waktu itu saya kasih tantangan yang agak susah. Saya yakin dia bisa dan jadi orang pertama yang lolos, ternyata enggak. Saya enggak menyangka dia pulang, tiba-tiba saya nangis,” kenangnya.

Sebagian kontestan MasterChef Indonesia ataupun pemirsanya kadang menilai Chef Marinka sebagai juri yang “galak”. Biasanya, dia akan bertindak keras pada kontestan yang menurutnya potensial. Contohnya William, juara MasterChef Indonesia Season 3, juga Opik, Top 2 MasterChef Indonesia Season 2.

“Mereka sering saya ‘kerjain’ karena sebenarnya saya suka. Opik, misalnya, enggak akan keluar potensinya kalau enggak didorong. William juga, walaupun dari awal sudah ketahuan dia jago masak,” tutupnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini