Wisatawan Diimbau Ikut Jaga Kelestarian Wakatobi

Winda Destiana, Jurnalis · Kamis 06 Februari 2014 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 06 407 937079 zyqQqsZgzF.jpg Foto: tripadvisor

JAKARTA - Sejak dua tahun ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia, The Nature Conservancy (TNC) bersama dengan WWF Indonesia serta Taman Nasional Wakatobi melakukaan kegiatan rutin untuk menjaga apresiasi tersebut. Mereka turut melibatkan masyarakat desa dan tokoh adat serta partisipasi aktif wisatawan.

Upaya ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan dan penguatan kearifan lokal, pengawasan biota laut, serta penguatan kelembagaan di berbagai tingkat. Bentuk kearifan lokal dalam menjaga kelestarian kawasan ini adalah melarang penangkapan penyu, lumba-lumba, hiu, dan paus serta melarang kegiatan penangkapan biota laut dengan menggunakan panah, bom, juga bius.

“Kami berupaya mempertahankan pelestarian kawasan ini seperti aslinya, tidak rusak dan tetap terjaga dengan baik. Kita juga minta operator wisata memberikan penyuluhan kepada wisatawan untuk menjaga Taman Nasional ini tetap baik,” kata A.G Martana, Kepala Balai Taman Nasional Wakatobi, usai jumpa pers “Cagar Biosfer Wakatobi dan Manfaatnya bagi Ekosistem Laut di Indonesia” di Jakarta, Kamis (6/2/2014).

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa dengan menjaga penghargaan ini, sama dengan menjaga keberlanjutan perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. Upaya lainnya adalah dengan membagi kawasan ke dalam beberapa zona sebagai batas dari para wisatawan untuk melakukan kegiatan Wisata, seperti menyelam. Untuk zona inti, kegiatan seperti menyelam dilarang, karena zona ini dijadikan tempat penelitian dan konservasi. Sementara, wisatawan dapat menyelam di zona penyangga dan transisi.

Kabupaten Wakatobi di Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki kondisi geografis yang unik dengan hanya tiga persen kawasannya berupa daratan. Di sinilah letak Taman Nasional Wakatobi dengan luas 1.390 ribu hektare yang meliputi 39 pulau, 3 gosong, serta 5 atol.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini