Biar Anak Tak 'Kejeblos' Seks Bebas

Raiza Andini, Jurnalis · Rabu 05 Maret 2014 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 04 196 949956 NcoomjtbBY.jpg Anak berdiskusi dengan bunda (Foto: Google)

PENDIDIKAN seks di sekolah, ternyata tidak cukup mencegah anak memiliki perilaku menyimpang menonton film porno. Orangtua di rumah juga harus mampu memberikan edukasi yang baik seputar seks.  

Namun faktanya, banyak orangtua di rumah tidak memberikan pengajaran tentang hal tersebut. Mereka banyak menganggap anak akan mengerti saat dirinya dewasa dan tidak perlu lagi mendapatkan edukasi soal seks di rumah.

 

Malu bisa juga menjadi faktor utama mengapa para orangtua tidak memberikan edukasi yang baik kepada anak mereka seputar seks. Nah jika Anda tidak mengerti bagaimana berbicara pada anak perihal seks, berikut ini beberapa tip yang bisa membantu, seperti dilansir Healtmeup.

 

Cobalah memulai percakapan

 

Bagian tersulit memang memulai untuk membicarakan hal tersebut. Tunggulah saat yang tepat, cobalah untuk memulai topik pembahasan yang berkenaan soal seks. Pilih bahasa yang halus agar anak tidak terlalu didikte.

 

Bersikap jujur dan to the point

 

Kejujuran merupakan poin penting saat membicarakan seks. Jika Anda merasa tidak nyaman, lupakan hal itu. Ingat, ini penting untuk masa depan anak Anda. Bicarakan secara langsung dan lugas dan tidak bertele-tele, mulai dari gaya seks, kehamilan, dan penyakit menular yang tersebar melalui seks.

 

Biarkan anak bertanya

 

Jangan seperti Anda sedang berceramah di atas mimbar, beri kesempatan pada anak untuk bertanya tentang apa saja yang belum dia mengerti. Jangan pernah menghakimi. Dengan begitu, anak akan merasa dekat dengan orangtuanya.

 

Jangan hanya fokus pada fakta

 

Ketika Anda memberitahu mereka tentang seks, biarkan mereka bermain dalam perasaannya. Ajarkan mereka tentang etika dan tanggung jawab, jangan bicarakan soal fakta-fakta yang menakutkan perihal seks.

 

Ajari bagaimana kencan dengan baik

 

Saat kencan, orang akan rentan untuk melakukan seks. Oleh sebab itu sebagai orangtua, Anda harus mengajari mereka untuk berhati-hati. Katakan padanya, cinta itu bukan berarti seks, melainkan bagaimana memberikan rasa sayang terhadap orang dan tempat untuk memberi rasa nyaman satu sama lain.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini