Mengenali Seafood Matang Tak Layak Dimakan

Johan Sompotan, Jurnalis · Selasa 04 Maret 2014 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 04 304 949650 r9SDr4Xjsm.jpg Mengenal makanan matang terkontaminasi atau tidak (Foto:rahasiakuliner)

KERACUNAN makanan yang terjadi di sebuah resto seafood membuat banyak orang bertanya tentang kontaminasi pada hidangan matang. Apalagi, sulit untuk mengukur apakah hidangan matang bebas bakteri.

Belajar dari kasus keracunan makanan, resto seafood yang juga mengusung konsep sama, yakni Holy Crab, membocorkan tips mengetahui makanan laut layak konsumsi. Albert Wijaya, pemilik resto Holy Crab, mengakui jika hidangan yang baru matang memiliki aroma yang tidak bisa ditipu.

"Pas dihidangkan, aroma makanan matang tak berbau. Jika sudah memiliki bau, minta ganti makanannya. Apalagi kepiting, yang masih hidup pun kadang tidak memiliki kesegaran maksimal," ucapnya saat dihubungi Okezone, baru-baru ini.

Albert menyarankan, gunakan sendok untuk menentukan tekstur daging seafood masih kenyal. Seafood berkualitas cenderung tidak mudah hancur.

Kemudian, hidangan matang yang terkontaminasi bisa diketahui melalui baunya. Makanan laut tidak berbau amis.

"Seafood yang segar harus beraroma laut, dagingnya pun wangi. Tidak ada bau amis ketika dicium, dagingnya enggak keset ketika dimakan," tutupnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini